Medan (SL)-Usai pulang Jum’atan, Sutopo (43) warga pinggir rel Kereta Api di Jalan Bambu, Kelurahan Glugur Darat, tewas setelah diberondong peluru senjata api, oleh sekelompok orang yang tak dikenal (OTK), Jumat (5/4/2019) sekitar pukul 14.30 WIB, di depan rumahnya.
Dilangsir delik.com, menyebutkan warga yang tinggal di pinggiran perlintasan rel Kereta Api di kawasan Glugur Medan mendadak berhamburan keluar rumah karena mendengar suara letus senjata air api, yang menyelimuti permukiman padat penduduk tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah awak media belum dapat memastikan apa motifnya penembakan tersebut.
Menurut Suwanto yang merupakan adik korban menjelaskan bahwa abangnya itu meninggal dunia setelah ditembus peluru tepat mengenai bagian dada sebelah kanan. “Ngak tau kami bang, siapa dan apa motif pelaku menembaki Abang kami hingga mengenai dada sebelah kanannya, udah meninggal dia bang saat di bawa ke rumah sakit,” ujar Suwanto saat di temui di Rumah Sakit Umum Imelda Jalan Bilal, Kecamatan Medan Barat.
Sambung Suwanto, tiba-tiba saja mereka menembaki korban usai pulang dari masjid melaksanakan sholat Jum’atan. “Abang aku itu ditembak bang, usai pulang Jumatan, ketika itu dia sedang duduk di depan rumah disitulah Abangku itu ditembaki, melihat Abangku ditembak kami pun lempari orang itu bang pake batu,” terang Suwanto.
Namun ketika ditanyakan pelaku melakukan penembakan dengan menggunakan senjata api atau atau senjata jenis apai, Suwanto blom dapat memastikan jenis senjata yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
Sementara, Kapolsek Medan Timur, Kompol Arifin saat dikonfirmasi awak media, Jumat (5/4/201) sekira pukul 20.00 WIB, membenarkan kejadian tersebut. “Benar21, korban di tembaki pake senjata airsofgun, kami lagi melakukan penyelidikan dan bekerja sama dengan Satreskrim Polrestabes Medan,” kata mantan Kasi Propam Polrestabes Medan ini. (ir/red)