
Lampung Selatan (SL)-Jumirah, warga Tanjung Sari, Natar, Lampung Selatan, tewas dengan luka tusukan, dalam keributan acara orgen tunggal di Kampungnya, Kamis (28/3) lalu, sementara rekannya Badri masih dirawat. Diduga korban di kroyok warga pengunjung. Hasil kerja Tim gabungan Polsek Natar dan Satreskrim Polres Lampung Selatan, mengamankan satu pelaku Un (40), warga Teginenang, Senin (1/4/2019).
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, saat kejadian, pelaku Un, bersenggolan dengan rekan Jumiran, bernama Badri, saat orgen tunggal berlangsung, dan terjadi keributan. Jumiran saat itu hendak melerai kejadian tersebut, namun justru terkena tusukan benda tajam, hingga tewas, dan pelaku melarikan diri. Selain Jumiran tewas, Badri pun mengalami luka berat karena terkena tusukan benda tajam dan harus dirawat.
Kapolsek Natar, Kompol Hendy Prabowo membenarkan hal tersebut. Kejadian diduga sementara karena bersenggolan, pada saat orgen tunggal. Kejadian pun berlangsung tengah malam, saat orgen selesai, dan keadaan lokasi kejadian gelap serta sepi. “Ya tadi pagi sudah kami tangkap, tapi dugaan sementara, pelaku inisial Un bukan pelaku utama, tapi pengeroyokan, sementara kita duga dia terlibat pengeroyokan,” ujarnya, Senin (1/4/2019).
Saat ini perkara tersebut juga ditangani oleh Polres Lampung Selatan. Aparat gabungan, masih mengejar tiga pelaku lainnya, yang diduga terlibat, bahkan menusuk para korban. “Pelaku sudah kita identifikasi, dan masih kita buru, kita harap pelakunya bisa kooperatif untuk menyerahkan diri, kami juga sudah berkoordinasi dengan para tokoh setempat, agar tidak terjadi hal-hal yang dinginkan (red konflik), dan biarkan aparat yang melakukan penindakan,” katanya. (lp/red)