Bengkulu (SL)-Wanita pencari jatuhan buah sawit (berodol,red), Rismanaini (35) Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan, ditemukan tewas dengan luka dibagian leher nyaris putus, perkebunan sawit desanya, Sabtu (30/3) sekitar Pukul 12.30 WIB. Jasad korban ditemukan telungkup oleh anak anak yang baru pulang memancing.
Kapolres AKBP Rudy Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Enggarsah Alimbaldi membenarkan penemuan mayat tersebut. Korban ditemukan Sabtu (30/3) saing. dari hasil penyelidikan sementara, saksi menyebutkan korban meninggal rumah sejak pagi untuk mencari sawit yang terjatuh di kawasan perkebunan desa dengan seorang diri.
Mayat korban pertama kali ditemukan empat pelajar bernama Doni (16), Nopan (16), Fikri (15), dan Muhammad Kadafi (13). Saat itu keempatnya sehabis pulang mencari ikan dan kebetulan melewati jalur korban ditemukan. “Pada saat itu keempatnya melihat korban dalam keadaan telungkup. Mereka pun terkejut ketika melihat darah yang bersimbah di tubuh korban dan sekitarnya,” kata Kasat Reskrim.
Bahkan, lanjutnya, terdapat luka bacok di leher bagian belakang. Kemudian para saksi melaporkan kejadian tersebut kapada pihak kepolisian setempat. “Pada saat Korban di temukan oleh empat pelajar tersebut sudah dalam keadaan meninggal, dan posisinya sudah telungkup, saat ini korban sudah di evakuasi ke RSUD-HD Manna,” ujar Kasat.
Kendati demikian, belum diketahui penyebab luka bacok tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Kami tidak bisa berspekulasi, nanti kami sampaikan hasilnya setelah mendapat fakta di TKP,” katanya. (rol/red)