
Lampung Selatan (SL)-Pentingnya peran pers dalam memajukan Lampung Selatan, membuat plt. Ketua PWI Lampung Nizwar Ghazali angkat bicara terkait tidak satupun program PWI Lampung Selatan yang diakomodir Pemkab Lamsel. Hal itu terungkap dalam kunjungan kerja Plt PWI Lampung ke PWI Lampung Selatan.
“Peran pers sangat penting, jadi seharusnya pemda memfasilitasi. Apalagi program itu yang sangat membantu masyarakat seperti apa perkembangan Lampung Selatan baik didalam pemerintahan, ataupun perekonomian masyarakat,” ujarnya saat berbincang dengan awak media di Balai Wartawan, Sabtu (16/2/2019).
Bahkan, Mizwar sapaan akrabnya meminta jajaran PWI Lampung Selatan untuk melakukan pendekatan sekali lagi. Mengingat, mungkin pada saat itu ada pembisik – pembisik plt. Bupati Lamsel. “Saya tau bener Nanang itu orang nya fleksibel, suka berbaur. Coba sekali lagi kirim wartawan untuk melakukan pendekatan, sampaikan lagi program kita ke Nanang secara langsung, siapa tau hatinya tergugah,” tambahnya.
Sementara, wakil ketua bidang hukum dan pembelaan wartawan, Juniardi meminta kepada anggota dan Pengurus PWI Lamsel untuk mencari alternatif lain apabila Pemkab Lamsel tidak mengakomodir program bincang santai, yang dilakukan setiap Jum’at oleh PWI Lampsel.
“Mitra PWI kan banyak, kalau pemda tidak mau mendukung, ya cari alternatif lain. Tujuannya kan untuk meningkatkan transparansi dan mutu program kerja setiap dinas. Jangan sampai APBD yang diserap setiap dinas, tidak memiliki manfaat bagi masyarakat, di Lampung Selatan ini,” kata Pimred sinarlampung.com.
Jun sapaan akrabnya berharap, pemerintah bisa membuka kepada publik setiap program yang dijalankan menggunakan APBD. Mengingat, APBD merupakan anggaran yang didapat dari rakyat dan harus bermanfaat bagi rakyat. “Yang dipakai uang negara. Kalau program bincang santai yang merupakan diskusi publik saja tidak dijalankan. Berarti itu jadi tanda tanya besar, dimana keterbukaan publik, yang dijalankan Pemkab Lamsel,” katanya. (*/red)