
Sumedang (Sl)-Maslikin alias Mas (54) tewas akibat kepalanya ditebas kapak oleh tetangganya, Kurnaevi (35). Insiden berdarah itu berlangsung saat korban salat berjamaah di Masjid Miftahul Falah, Dusun Salam, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/2) sekitar pukul 19.35, kemarin malam.
Korban sedang melaksanakan sholat isya berjamaah di Masjid Miftahul Falah tiba-tiba pelaku masuk masjid sambil membawa kampak langsung menghantam kepala korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia ditempat selanjutnya sipelaku melarikan diri.
Tidak terdengar suara apapun saat kejadian yang begitu cepat. Korban menderita luka berat dibagian kepala, dan sempat di otopsi di Rumah sakit. Sementara pelaku ditangkap tak lama setelah kejadian. Uniknya, pelaku mengaku karena mendapaatkan bisikan, yang menyebut mantan istrinya menjaalin hubungan dengan korban.
Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan sebelum peristiwa mengerikan itu awalnya pelaku berjalan menuju masjid. Belum sempat masuk masjid, Kurnaevi mengaku mendapat bisikan gaib. Pelaku lalu pulang ke rumah dan ternyata membawa kapak. Dia kembali ke masjid saat sejumlah orang menunaikan shalat Isya. “Makmum di situ ada delapan lelaki. Kenapa yang dipukulnya korban, karena dia (pelaku) mendapat bisikan gaib,” ucap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo dikutip detikcom, Jumat (15/2/2019).
Berdasarkan keterangan kepada polisi, pelaku mengaku bisikan gaib tersebut muncul sekelebat. Pelaku menjelaskan bisikan itu menyebutkan bahwa mantan istrinya berselingkuh dengan Maslikin. “Dia ngakunya mendapat bisikan kalau istrinya ini selingkuh sama korban (Maslikin). Sehingga dia pulang untuk mengambil kapak dan membacokan ke arah kepala korban,” tuturnya.
Menurut Hartoyo, Kurnaevi dan istrinya memang bercerai. Perceraian itu terjadi pada 2011. Polisi memastikan bisikan gaib yang disebut pelaku itu berupa halusinasi. “Hanya halusinasi. Faktanya tidak ada perselingkuhan,” ucap Hartoyo menegaskan. (*)