
Banten (SL)-Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) dan media siber Sinar Lampung.com menyalurkan bantuan dalam rangka peduli korban bencana Selat Sunda. PPI dan Tim Biro sinarlampung.com Provinsi Banten, Kamis 27-12-2018 mengirimkan bantuan logistik bagi para korban bencana Tsunami Selat Sunda, dengan terbagi beberapa Tim.
Meski dengan cuaca yang tidak menentu dan berstatus siaga 3, Tim tetap menuju lokasi bencana tsunami selat sunda, dengan jarak tempuh 4 jam dari Kota Serang, dan akhirnya sampai di lokasi Posko Bencana tsunami Selat Sunda di Kecamatan Labuan, Pandeglang-Banten.
Para tim Pergerakan Pelaut Indonesia yang di wakili oleh Osra Afrizoni (Bendahara DPD PPI Banten) dan Peri Ardiyanto (Anggota PPI), dan Suryadi (Kepala Biro Sinar Lampung,Com) memberikan bantuan yang diterima langsung oleh tim relawan posko bencana di Kecamatan Labuan, Pandeglang-Banten.
Tim PPI dan Sinar Lampung.Com terbagi di beberapa lokasi bencana tsunami selat sunda diantaranya Desa Sumur, Labuan, Anyer dan Tanjung Lesung.
Menurut perwakilan PPI, Osra, Insya Allah pihaknya dari seluruh jajaran pergerakan pelaut indonesia akan terus berupaya semaksimal mungkin menerjunkan tim-tim kami untuk membantu para korban sampai keadaan pulih kembali
”Alhamdulillah bantuan kami berupa pakaian bayi, alas tidur, beras dll telah sampai di posko relawan bencana tsunami selat sunda dan diterima baik oleh panitia posko bencana tsunami Labuan. Sementara itu relawan yang menerima di posko mengucapkan banyak terima kasih dan ini sangat bermanfaat bagi korban bencana tsunami,” katanya.
Dalam pantauan Sinar Lampung.Com di posko relawan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang tampak gabungan relawan, diantaranya TNI, Polri, Seribu Guru, PNPB, Pramuka dan lain-lain setta warga setempat masih terus semangat di posko relawan bencana Tsunami.
”Yang masih dibutuhkan sekarang ini bahan pokok makanan yaitu berupa beras, minyak dan makanan-makanan lainnya dan diharapkan para teman-reman relawan yang ingin memberikan bantuan, hendaknya memberikan bantuan berupa bahan pokok makanan berupa beras dan makanan serta alat-alat kewanitaan(pembalut) dan popok bayi.” kata Kepala Biro Sinar Lampung.com Provinsi Banten
Bencana tsunami selat sunda yang selama 6 hari ini masih terus di upayakan pengungsian bagi warga-warga yang masih tinggal di daerah rawan bencana atau pesisir pantai dikarenakan keadaan yang statusnya masih belum kondusif dan aman.
Keaadaan masih dengan cuaca yang tidak menentu/hujan dan masih berstatus siaga 3. (jun/yadi)