
Lampung Utara (SL)-Keterwakilan aspirasi perempuan dalam pemilihan calon anggota legislatif, setiap partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) harus memenuhi kuota 30%. Dalam memenuhi peraturan tersebut, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kab. Lampura, dalam Pileg 2019 mendatang merekrut calon anggota legislatif (caleg) perempuan potensial dengan tingkat popularitas yang cukup segmentatif.
Salah satunya yakni Octaria Fransisca, SP, yang ikut berkiprah sebagai Caleg DPRD Kab. Lampura melalui PKPI didasari kesamaan visi dan misi mewujudkan aspirasi perempuan di Lampung Utara. “Saya memastikan diri mengikuti kontestasi Pileg 2019 melalui PKPI dengan didasari keinginan membawa rakyat dan kaum perempuan menjadi generasi yang lebih maju,” ujar Octaria, saat diwawancarai sinarlampung.com, Selasa, (27/11), di kediamannya.
Menurut caleg PKPI dengan nomor urut 3 yang maju melalui Daerah Pemilihan I ini, dirinya optimistis mampu mengangkat derajat kaum perempuan di Bumi Ragem Tunas Lampung dengan beragam konsep dan misi politik, apabila kelak diamanahkan menjadi wakil rakyat.
“Kelak apabila terpilih, di bawah panji PKPI, saya akan mewujudkan aspirasi perempuan di Lampura serta menjalankan amanah rakyat dengan kebulatan tekad dan kesungguhan hati. Saatnya kemandirian perempuan ditingkatkan dengan upaya menumbuhkembangkan jiwa enterpreneurship (kewirausahaan),” urai Octaria Fransisca, Sarjana Pertanian alumnus Universitas Padjajaran ini kepada sinarlampung.com.
Dikatakan wanita kelahiran Kotabumi, 31 Oktober 1987 ini, dirinya akan menitikberatkan konsep pemberdayaan perempuan dengan peningkatan kualitas dan kuantitas potensi usaha mandiri. “Selain itu, saya juga akan membuat regulasi yang tentunya mampu membantu para petani dalam hal peningkatan produktivitas hasil tanaman,” kata Octaria Fransisca, yang tinggal di Kompleks Bumi Indah Permai, Blok C5, jalan Alamsyah RPN, Kel. Kelapa Tujuh, Kec. Kotabumi Selatan, Kab. Lampura. (ardi)