
Penengahan (SL) – Pengerjaan pembangunan Rabat beton di Desa Kahuripan, Dusun Sekurip Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan diduga dan terkesan asal jadi. Pantauan awak media, di lokasi pembangunan, kondisi pekerjaan kuat dugaan syarat penyimpangan, karena baru selesai dikerjakan sudah rusak dan kondisi retak-retak.
Selain itu, pekerjaan jalan rabat beton yang dikerjakan pihak rekanan CV Gunung Emas Rajabasa yang diketahui pemborongnya dari Bandarlampung ini merupakan proyek yang tidak jelas, karena dalam plang yang terpasang di salah satu rumah warga tidak mancantumkan volume pekerjaan.
Salah satu pejabat desa setempat yang tak mau namanya dipublikasikan mengatakan, dirinya pernah bertanya dengan pengawas lapangan masalah pekerjaan proyek tersebut. Namun jawababnnya tidak memuaskan dirinya. βNanti saya sampaikan dengan bos pak” kata pejabat tersebut menirukan kalimat pengawas proyek kepada awak media, Senin 12 November 2018.
Bahkan kata dia, dirinya lebih lanjut mempertanyakan pekerjaan tersebut belum apa-apa kok sudah pada retak , namun dari pihak rekanan tidak ada tanggapan.
Menurut pejabat itu, dari informasi pekerjaan saja yang seharusnya ada di plang proyek, sehingga nyatanya tidak mencantumkan berapa volumenya. Padahal salah satu syarat adalah berapa nilai kontraknya,berapa nilai kontraknya (dananya). βIni salah pertanyaan masyarakat tidak adanya keterangan jumlah Volume nya,β pungkasnya.
Begitu juga saat awak media menemui salah seorang warga masyarakat, mengatakan bahwa sejak pengerjaan sampai saat ini dirinya tidak mengetahui siapa yang mengerjakan karena tidak ada plang, karena plang baru dipasang setelah selesai proyeknya.
Sementara itu ketika media mencoba konfirmasi kepihak pekerja dan pengawas lapangan yang ada menjelaskan bahwa bangunan yang retak akan segera diperbaiki dan retaknya bangunan karena faktor cuaca. “Nanti ditambal pak, retak ini pak karena terlalu cuaca terlalu panas jadi kami kekurangan air untuk menyiraminya,” ujarnya kepada media.
Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lamsel, Yudhi tidak banyak berkomentar. Dan bisa memberikan klarifikasi terkait prihal pekerjaan tersebut. “Ya nanti pak kami tindak lanjuti,β katanya. (Red/jun)