
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Seorang pengunjung bernama Ibu Marwiyah (41) tersengat kalajengking saat berada di kamar mandi Pantai Kelara, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Usai kejadian, kondisi korban memburuk hingga harus dirawat di RS Klinik Bunda Tika.
Peristiwa yang terjadi Selasa itu membuat pengunjung lain khawatir. Kemunculan kalajengking diduga dipicu kurangnya kebersihan dan perawatan fasilitas pantai.
Menurut seorang saksi, korban saat itu hendak membersihkan diri dan menggantung handuk di paku dinding kamar mandi. Saat mengambil handuk tersebut, seekor kalajengking yang bersembunyi di baliknya menyengat tangan korban.
“Sontak Ibu Marwiyah teriak kesakitan dan langsung meminta bantuan. Kami segera berikan pertolongan pertama dengan mengoleskan minyak telon kayu putih dan mengikat bagian jari yang disengat menggunakan karet agar racun tidak menyebar ke bagian tubuh lain,” ujar saksi.
Korban kemudian dibawa ke bidan terdekat untuk penanganan awal. Namun dalam perjalanan pulang, kondisinya memburuk dengan keluhan pusing hebat. Keluarga memutuskan membawa korban ke praktik dokter umum DR. Rivan Wiriadibrata di Desa Titiwangi, Kecamatan Candipuro.
Salah satu keluarga korban menjelaskan, dokter menyarankan rujukan ke RSUD Dr. H. Bob Bajar di Kalianda untuk pemeriksaan lebih lengkap. “Namun karena jaraknya jauh dan kondisi korban tidak bisa menunggu lama, keluarga memutuskan untuk membawa ke RS Klinik Bunda Tika,” ujarnya.
Hingga kini, Ibu Marwiyah masih dalam pengawasan medis di RS Klinik Bunda Tika. Kondisinya terus dipantau oleh tim kesehatan. (Red)