
Lampung Selatan (SL)- Puluhan Warga Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan menutup akses jalan, dan menyegel Home Stay Green Way Lubuk, diduga milik salah satu oknum anggota Polri, yang kerap dijadikan tempat mesum, Jum’at (9/11) lalu.
Penutupan home stay itu puncak kekesalan warga karena Home Stay Green Way Lubuk, karena diduga kerap dijadika tempat mesum oleh pelanggan. Bahkan lokasi yang berada dijalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut pernah digrebek adanya penyalahgunaan narkoba oleh pihak BNN.
Salah seorang warga dilokasi home stay mengatakan, pihak pengelolah Home Stay terkesan acuh dan mengabaikan norma kesusilaan karena warga menduga banyak pasangan bukan suami istri menginap di tempat tersebut.
“Pemilik Home Stay pernah membuat kesepakatan dengan warga akan lebih selektif lagi dalam menerima tamu yang akan menginap di tempat tersebut,” ujarnya.
Dia menambahkan, penutupan ini buntut peristiwa dari penggerebekan pengunjung Hotel Homestay yang tertangkap oleh BNN tahun lalu.
Selain itu kata dia, permasalah jalan yang berada di samping Hotel Homestay merupakan milik umum, namun selama ini digunakan untuk tempat parkir oleh pihak Hotel Home stay.
“Disisi jalan sebelah kiri yang berbatasan dengan gudang matrial milik PP dibangun taman dan gubuk oleh pihak Hotel Homestay bahkan di bagian belakang Hotel Homestay tersebut terdapat 2 ekor anjing yang di tempat kan oleh pengelola, sehingga banyak warga takut untuk melintasi dijalan tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Way Lubuk Hamim Fadil mengatakan, penutupan jalan yang berada di samping Home Stay sebagai bentuk protes warga terkait pelanggaran perjanjian yang di ingkari oleh pihak Home Stay.
“Warga menyadari tidak punya kewenangan untuk menutup lokasi tersebut namun perlu diketahui bahwa jalan yang berada di samping Home Stay adalah hasil dari wakaf dari Jum,an dan bukan milik Home Stay,” terangnya.
Camat Kalianda, Erdianayah, membenarkan adanya penutupan homestay oleh warga Way Lubuk. Pihak Kecamatan akan segera merespon dan segera menutup lokasi itu. Namun pihknya akan berkordinasik dengan unsur pimpinan kecamatan terlebih dahulu. “Akan kita kordinasikan dulu dengan pihak terkait. Kita Kordinasikan dululah,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun pemilik Homestay Green Waylubuk Kalianda Lamsel. (lp/nt)