
Mataram (SL) – Ratusan Mahasiswa Muhammadiyah Mataram melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 17/09/2018. Mahasiswa menuding Jokowi-JK telah gagal membangun Indonesia.
Unjuk rasa tuntu pencabutan mandat Presiden Ir. H. Joko Widodo & Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla ini dipimpin Koordinator Agusfian dan Ardi. Mereka sempat melakukang longmars dari Start Lapangan Lawata Gomong Mataram menuju Bundaran Bank Indonesia (BI), Mereka bergantian menyampaikan orasi dan membentangkan berbagai macam jenis spanduk sebagai bentuk pernyataan sikap. Mahasiswa menilai bahwa Jokowi-JK gagal memimpin Indonesia semasa jabatannya.
Dalam siaran persnya, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan yaitu, tarik mandat Ir. H. Joko Widodo & Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, kedua kembalikan kedaulatan perekonomian Indonesia di tengah melemahnya rupiah terhadap dolar, ketiga nasionalisasi aset Negara dan mengurangi impor luar negeri.
Tuntutan lain pemerintah harus menjamin stabilitas harga bahan pokok di semua wilayah NTB dan Indonesia pada umumnya, dan tindak tegas oknum yang mensiasati dana bantuan korban gempa untuk kepentingan pribadi.
Aksi ratusan mahasiswa ini di depan kantor DPRD Provinsi NTB dengan orasi secara bergilir, sempat terjadi kericuhan namun bisa dikendalikan oleh kepolisian dan mahasiswa. (Lingkaran.net)