
Bandarlampung (SL) -Kapolda Lampung Irjen Suntana buktikan komitmen menangkap pembunuh Yogi Andika. Salah satu tersangka Moulan Iswansyah alias Bowo, salah satu ajudan Bupati Lampung Utara, kembali di tangkap Tim Polda Lampung di Jakarta.
Bowo yang sempat di katakan kabur itu terlibat penganiayaan mantan sopir Bupati Lampung Utara hingga menyebabka kematian. “Bowo ditangkap di salah satu apartemen di Jakarta sekitar pukul 15.00 Wib tadi,” kata sumber di Polda Lampung.
Belum ada keterangan dari Polda Lampung terkait penangkapan tersebut. Sementara Tim relawan mencari keadilan Yogi Andhika, Selasa (10/7) nelanjutkan perjalanan setelah sempat istirahat di Balaraja, dan sore tiba di Tangerang Kota.
Rabu (11/7) pagi mereka tiba di Jakarta, dan melanjutkan perjalanan ke Mabes Polri. “Kami sekarang di wilayah Kali Deres bang,” kata salah satu peserta, via phone.
Tim Relawan Pencari Keadilan untuk Almarhum Yogi Andhika yang melaksanakan aksi longmarch berjalan kaki dimulai dari Tugu Radin Inten Bandarlampung, menuju Jakarta. Star pada Sabtu, (07/07), sekira pukul 10.00 WIB tiba di Bakaheni, Sabtu malam.
Selain ke Mabes Polri untuk bertemu Kapolri, mereka juga akan menuju Istana Kepresidenan Republik Indonesia dan beberapa tempat lainnya, Komnas Ham, hingga Kemnhum Ham, dan Lembaga Perlindungan Saksi. Mereka tiba di Kalianda Lampung Selatan, Sabtu (07/07) sekitar pukul 21.30 WIB, dan menyeberang melalui Bakauheni. Dan star dari Merak-Jakarta, Minggu (8/7) sekitar pukul 10.00.
Relawan yang melaksanakan aksi long march Bandarlampung – Jakarta, adalah Hamsah (anggota LSM DPD Garmada Lampura), dan Ardiansyah (wartawan media online sinarlampung.com), Aan Ali Iqrom (Sekretaris GMPLU).
Untuk LSM Lentera dan DPD KNPI Lampura menunggu sepekan ini di Lampung untuk melihat janji Kapolda Lampung. Dan jika kasus Yogi Andhika belum dapat terungkap juga oleh pihak kepolisian, maka akan menyusul tim relawan yang sebelumnya sudah terlebih dahulu berangkat ke Jakarta. (Juniardi)