

Bandarlampung (SL) – Pasca warga kepung Polsek Jabung, Kapolda Lampung Irjenpol Suntana memerintahkan jajaran Polres Lampung Timur dan Polda Lampung untuk menjaga keamanan Polsek Jabung, dan kantor PT Austasia agar tidak terjadi konflik susulan.
“Masalah sudah selesai, hanya salah paham warga. Saya sudah peritahkan jajaran untuk segera amankan lokasi,” kata Suntana, dilangsir lampost.co, Minggu (18/3/2018).
Sementara Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung mengatakan setidaknya ada 200 personel gabungan dari Satbrimob dan Sashabara Polda Lampung, Subdit Jatanras, dan personil polres Lampung Timur, berjaga untuk menciptakan suasana yang kondusif. “Sudah selesai, warga sudah pulang. Ini hanya miss komunikasi dengan warga,” katanya.
Bobby menjelaskan, belum ada satu orang pun dari pihak warga yang diamankan yang diduga sebagai provokator. βSelain itu, pemanggilan kades Negarabatin, hanyalah prosedur pemeriksaan dan pemanggilan untuk keterangan saksi,β katanya
Sebelumnya sekitar 500an warga desa Negara Batin Kecamatan Jabung, Lampung Timur mengepung PT Austasia Stookfed Jabung lantaran menerima adanya kabar kepala Desa mereka ditangkap oleh aparat polisi. Bahkan ribuan warga mempersenjatai diri dengan berbagai macam senjata tajam. (17/03/2018).
Kelompok massa terbagi menjadi dua, satu kelompok mengepung Mapolsek Jabung sedangkan kelompok lain merangsek ke PT Austasia stookped.
Ratusan massa marah di picu karena mendengar isu Kades setempat ditangkap Pihak Polres Lamtim dan Polda terkait dugaan pemalsuan SKT di Desa Negara Batin. SKT yang di buat merupakan lahan milik PT Austasia yang di klaim milik warga.
Mendengar isue kepala desa setempat ditangkap polisi. Warga meminta polisi membebaskan kepala Desanya yang ditangkap. Akibat kerusuhan itu 1 pos scurity dibakar massa, 2 unit motor dibakar dan kantor PT Austasia stookfed di lempari dengan batu.
Dilokasi anggota kepolisian dari Polres Lampung Timur sudah mulai berdatangan dan menenangkan massa. Sampai dengan saat ini belum ada pihak pihak yang dapat memberikan keterangan terkait peristiwa kerusuhan tersebut. (nlt/nt/jun)