
Jakarta, sinarlampung.co – PT Hutama Karya (Persero) memperketat langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya, termasuk di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Penguatan komitmen keselamatan ini dilakukan melalui pengetatan pengawasan operasional, penyediaan fasilitas keselamatan, hingga kampanye edukasi berkendara secara berkelanjutan.
Langkah preventif perseroan ini diselaraskan dengan dukungan terhadap Asta Cita Pemerintah dalam menyediakan infrastruktur transportasi yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tol senantiasa menjadi prioritas utama perusahaan. Evaluasi terhadap sejumlah insiden kecelakaan menunjukkan bahwa faktor utama kerap dipicu oleh kondisi fisik pengemudi yang lelah, penurunan konsentrasi, pelanggaran jarak aman, hingga kelayakan kendaraan.
“Keselamatan pengguna jalan selalu menjadi prioritas utama kami. Berbagai fasilitas keselamatan dan kesiapsiagaan petugas terus kami tingkatkan, namun kami juga mengingatkan bahwa setiap pengemudi memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dirinya dan pengguna jalan lain,” ujar Iwan Hermawan dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).
Gelar Operasi Microsleep hingga Penertiban Kendaraan ODOL
Sebagai tindakan preventif di lapangan, Hutama Karya secara berkala menggelar Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik di titik-titik rawan kecelakaan. Petugas melakukan pemeriksaan kondisi fisik pengemudi yang terindikasi mengantuk, menyediakan layanan cek kesehatan sederhana, serta membagikan kopi dan makanan ringan untuk menjaga daya tahan pengemudi.
Dari sisi penegakan aturan dan infrastruktur, perseroan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menertibkan kendaraan berdimensi dan muatan berlebih (Over Dimension Over Loading / ODOL). Kendaraan ODOL dinilai memiliki risiko tinggi memicu kecelakaan tabrak belakang akibat penurunan fungsi pengereman dan stabilitas.
Selain itu, Hutama Karya mengoptimalkan pemeliharaan sarana keselamatan jalan, seperti penambahan rambu peringatan, rumble strip (pita penggetar), lampu peringatan reflektif, serta marka jalan guna meningkatkan kewaspadaan pengemudi saat malam hari atau cuaca buruk.
Gaungkan Kampanye Keselamatan ‘SETUJU’
Guna membangun budaya berkendara yang aman, Hutama Karya konsisten mengedukasi masyarakat lewat kampanye SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) yang mencakup lima pilar utama:
SETUJU Keselamatan adalah Nomor Satu.
SETUJU Pastikan Kondisi Kendaraan Prima.
SETUJU Tidak Ngebut di Jalan Tol.
SETUJU untuk Istirahat Jika Lelah atau Mengantuk.
SETUJU Zero ODOL di Jalan Tol.
Iwan juga mengimbau pengemudi agar mematuhi tata tertib penggunaan lajur dengan tidak melakukan lane hogging (mengemudi di lajur kanan secara terus-menerus tanpa bermaksud mendahului) serta tidak memanfaatkan bahu jalan untuk beristirahat.
“Kami mengimbau pengemudi untuk tidak memaksakan diri saat lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia dan jangan berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Tujuan terpenting dari setiap perjalanan adalah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan selamat,” pungkas Iwan.
Untuk memantau kondisi lalu lintas terkini atau membutuhkan bantuan darurat di jalan tol, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Mozy, menghubungi Call Center Terintegrasi Hutama Karya di 150-700, atau melalui WhatsApp di nomor 08112-77000. (Red)