
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Masimin, warga Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, mengaku dirugikan oleh hasil pendataan sensus yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarganya. Dampaknya, status desil keluarganya naik menjadi desil 6 hingga kepesertaan BPJS Kesehatan yang dimilikinya tidak lagi aktif.
Kondisi ini membuat Masimin khawatir karena istrinya tengah menjalani pengobatan rutin akibat penyakit komplikasi. Sebelumnya, sang istri menjalani rawat jalan setiap pekan di RSUD Airan Raya.
Masimin menduga pendataan yang dilakukan petugas tidak menggambarkan kondisi ekonomi keluarganya secara akurat. Ia berharap ada verifikasi ulang agar data yang tercatat sesuai dengan keadaan sebenarnya.
“Saya takut harus bayar sendiri, jadi akhirnya saya bawa istri ke klinik terdekat saja untuk berobat jalan,” ungkap Masimin dengan nada sedih.
Sehari-hari, Masimin bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari. Penghasilan itu pun tidak menentu karena bergantung pada ada atau tidaknya orang yang membutuhkan tenaganya.
Sementara itu, pengobatan istrinya telah berlangsung hampir satu tahun. Dengan penghasilan yang terbatas dan kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak lagi aktif, Masimin mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pengobatan istrinya.
Ia berharap Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Camat Candipuro, dan Kepala Desa Cinta Mulya dapat membantu meringankan beban keluarganya, termasuk memfasilitasi kebutuhan kursi roda bagi istrinya.
Masimin juga meminta agar data sosial ekonominya diverifikasi ulang sehingga status desil keluarganya sesuai dengan kondisi riil. Dengan begitu, ia berharap kepesertaan BPJS Kesehatan keluarganya dapat kembali aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Awak media telah berupaya mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Kepala Desa Cinta Mulya melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan yang diterima.
Awak media masih membuka ruang bagi pemerintah desa maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pendataan, penetapan desil, serta kemungkinan verifikasi ulang terhadap data keluarga Masimin. (Red/Yo)