
Bandarlampung, sinarlampung.co – Totalitas jurnalistik ditunjukkan oleh para siswa SMA Negeri 1 Terusan Nunyai. Pada Rabu (26/8/2026), tim jurnalis sekolah ini berhasil menggelar wawancara eksklusif secara langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., di ruang kerjanya.
Dalam peliputan tersebut, para wartawan muda didampingi oleh Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai, Dra. Ratnawati, M.Pd., jurnalis profesional Radar Lamteng, Suci Hartati, S.H., serta guru penggiat literasi sekolah. Misi utama peliputan ini adalah mendalami fakta di balik pencapaian Provinsi Lampung yang meraih predikat Terbaik II se-Sumatra dalam akses layanan pendidikan.
Berbekal riset dan persiapan matang, para siswa mengajukan serangkaian pertanyaan secara lugas dan profesional sesuai etika jurnalistik di hadapan Kadisdikbud Lampung.
Menanggapi pertanyaan para siswa, Thomas Amirico memaparkan bahwa prestasi yang diraih Provinsi Lampung merupakan buah dari langkah tegas reformasi birokrasi di sektor pendidikan.
“Kami langsung menerapkan sistem pelayanan satu pintu untuk memangkas birokrasi dan memperlancar arus pelayanan pendidikan. Tujuannya satu, membuka akses seluas-luasnya bagi anak bangsa untuk terus bersekolah,” ungkap Thomas.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar capaian di tingkat regional Sumatra tersebut tidak membuat seluruh pihak berpuas diri, melainkan menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan yang lebih mendalam.
“Penghargaan ini tidak boleh terlalu dibanggakan, melainkan harus menjadi pijakan awal untuk perubahan yang lebih fundamental,” tegasnya, sembari menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dalam “Segitiga Pendidikan” yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Di penghujung sesi wawancara, Thomas memberikan suntikan motivasi mendalam bagi tim jurnalis SMAN 1 Terusan Nunyai untuk terus berjuang meraih cita-cita.
“Tidak ada yang mustahil. Jika kamu gagal, berarti ada yang salah dengan persiapanmu. Pendidikan itu selamanya akan menjadi kunci, maka ukirlah kuncinya dengan benar, kemudian bukalah pintu masa depanmu,” tutupnya.
Kegiatan peliputan langsung ini tak hanya menguji keberanian dan keterampilan jurnalistik para siswa SMAN 1 Terusan Nunyai di lapangan, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai tata kelola serta arah kebijakan pendidikan di Provinsi Lampung. (Red)