
Tanggamus, sinarlampung.co – Masyarakat Empat Kecamatan Di Kabupaten Tanggamus yang terdampak Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tengah mencemaskan fenomena Alam yang terjadi hingga malam ini, sabtu (5 September 2026).
Dalam unggahan di media sosial, tersirat ketakutan warga yang mengalami hujan Abu akan berdampak buruk bagi pernapasan masyarakat sekitarnya.
“Semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, akibat hujan Abu vulkanik dari gunung anak Krakatau dikawasan Selat Sunda ini, masyarakat tetap sehat dan tetap waspada” tulis postingan tersebut.
Tampak pula dalam video yang dibagikan warga kecamatan Limau, memperlihatkan berapa pekatnya abu yang telah menghujani wilayah mereka.
” Beginilah kondisi rumah kami di kecamatan Limau, yang terdampak Abu vulkanik imbas dari erupsi gunung Krakatau” sambungnya.
Terpantau pula, abu vulkanik hingga malam ini terus mengotori rumah-rumah warga termasuk Sekolah, Masjid serta sejumlah perkantoran yang melanda 4 kecamatan di kabupaten Tanggamus ini.
4 Kecamatan tersebut yakni, kecamatan Kelumbayan, Pematang Sawa, Limau dan Cukuh Balak.
Salah satu tokoh masyarakat di Cukuh Balak berharap perhatian dari pemerintah terutama dari pemerintah kecamatan.
“Pemerintah Kecamatan Cukuh Balak beserta tim kesehatan agar bisa memberikan edukasi, solusi dan juga perhatian kepada warga terdampak atas fenomena alam yang terjadi saat ini” Katanya. (Masda)