
Bandarlampung, sinarlampung.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi mengubah nama Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Provinsi Lampung menjadi Rumah Sakit Alamsjah Ratu Perwiranegara. Peresmian nama baru fasilitas kesehatan yang berlokasi di Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Rabu (12/8/2026).
Gubernur Mirza menyampaikan bahwa penyematan nama tokoh militer dan pemikir asal Lampung, Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Alamsjah Ratu Perwiranegara, merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian besarnya bagi bangsa dan negara.
“Nama Alamsjah Ratu Perwiranegara tidak hanya terlihat di depan gedung, tetapi juga harus terasa dalam pelayanan. Almarhum dikenal menjunjung tinggi integritas, disiplin, loyalitas, dan pengabdian. Nilai-nilai inilah yang harus melekat pada budaya kerja seluruh jajaran rumah sakit,” tegas Mirza saat meresmikan dan menandatangani prasasti di lokasi.
Ia menargetkan rumah sakit khusus tipe B ini mampu bertransformasi menjadi pusat rujukan kesehatan unggulan di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Untuk mengenalkan rekam jejak perjuangan sang tokoh, Gubernur juga meminta agar profil Alamsjah Ratu Perwiranegara ditampilkan secara visual di area rumah sakit.
Direktur RS Alamsjah Ratu Perwiranegara, Hellen Veranica, menjelaskan bahwa rumah sakit yang berdiri di atas lahan 6 hektar ini memiliki kapasitas 162 tempat tidur dan didukung 325 pegawai, termasuk 15 dokter spesialis dan subspesialis (seperti kedokteran jiwa anak/remaja serta geriatri). Fasilitas pendukung medis canggih seperti Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) dan quantitative Electroencephalography (qEEG) juga telah dioperasikan.
“Dari sisi tata kelola, rumah sakit telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2025. Pendapatan BLUD kami juga meningkat signifikan mencapai Rp26 miliar dari sebelumnya sekitar Rp13 miliar,” ungkap Hellen.
Perwakilan keluarga, H. Yusuf Heri Utama Alamsjah (putra tertua almarhum), menyampaikan apresiasi mendalam atas penghormatan yang diberikan Pemprov Lampung. Ia berharap pengelola rumah sakit menjaga amanah nama besar tersebut melalui pelayanan medis yang humanis, prima, dan berdedikasi tinggi.