
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Ketua Umum Brantas Narkotika Maksiat (BNM) RI, Fauzi Malanda RDB, menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung. Menurutnya, penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan penggunanya, tetapi juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya angka kriminalitas.
Fauzi mengatakan dampak narkoba sangat luas, mulai dari merusak masa depan generasi muda hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah dan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat bersama aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika, BNM RI meminta Kepolisian dan BNN terus memperkuat langkah penindakan, pencegahan, edukasi, serta pengembangan jaringan pelaku. Selain itu, Fauzi juga mendorong kedua institusi tersebut merangkul seluruh lembaga penggiat antinarkoba agar dapat bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
“Lembaga penggiat itu lebih mulia tugasnya. Mengapa dikatakan mulia? Ya itu, tanpa anggaran pemerintah dan bantuan siapa pun, tapi mampu berbuat untuk masyarakat,” ujar Fauzi.
Ia menilai persoalan narkoba harus menjadi perhatian serius semua pihak. Sebab, banyak tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, kekerasan hingga tindak pidana lainnya diduga berawal dari penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, para pengguna yang sudah mengalami kecanduan kerap melakukan berbagai cara untuk memperoleh uang demi membeli barang haram tersebut.
Fauzi menegaskan, sebagai aparat penegak hukum, Kepolisian memiliki tugas utama melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui Satuan Reserse Narkoba maupun jajaran hingga tingkat Polsek.
Ia berharap Kepolisian terus meningkatkan berbagai upaya untuk menekan angka peredaran narkoba di tengah masyarakat dengan menggandeng seluruh lembaga penggiat antinarkoba tanpa membeda-bedakan.
“Jangan pilih-pilih penggiat karena kedekatan dan kenal,” tegas Fauzi Malanda RDB, Ketua Umum BNM RI yang juga merupakan Anggota Sabuk Kamtibmas Kepolisian Daerah Lampung. (*)