
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Danbrigif 4 Mar/BS) Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr. Hanla., CHRMP., melakukan audiensi dengan Pangdam XXI/Radin Inten (RI) Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., di Lobby Makodam XXI/RI, Jalan Teuku Umar, Penengahan, Kota Bandar Lampung, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antar matra TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan tugas di wilayah.
Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan dihadiri Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., para pejabat utama Kodam XXI/RI, serta jajaran Brigif 4 Marinir/BS.
Dalam pertemuan itu, Pangdam XXI/RI mengapresiasi kunjungan Danbrigif 4 Mar/BS beserta rombongan. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin terus diperkuat melalui kerja sama yang erat, pertukaran informasi, peningkatan profesionalisme prajurit, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan tugas demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Danbrigif 4 Mar/BS menyampaikan terima kasih atas sambutan Pangdam XXI/RI beserta jajaran. Ia menegaskan komitmen Brigif 4 Mar/BS untuk terus memperkuat sinergi dengan Kodam XXI/RI, baik dalam bidang operasi, latihan, pembinaan teritorial, maupun kegiatan kemanusiaan.
Pada kesempatan tersebut, Danbrigif juga menyampaikan rencana pelaksanaan event Motor Cross yang diperintahkan langsung oleh Komandan Korps Marinir dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81 Tahun 2026. Kegiatan itu direncanakan digelar di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr. Hanla., CHRMP., mengatakan audiensi menjadi langkah nyata untuk memperkuat soliditas dan sinergitas antar matra TNI.
“Brigif 4 Marinir/BS siap mendukung setiap kebijakan pimpinan TNI serta terus berkolaborasi dengan Kodam XXI/RI dalam menjaga keamanan wilayah, mendukung pembangunan daerah dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.“ pungkasnya. (*)