
Pesawaran, sinarlampung.co – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung terus melakukan pembenahan infrastruktur secara masif menjelang kedatangan kapal induk helikopter asal Italia, ITS Giuseppe Garibaldi. Selain memperlebar area dermaga, TNI AL tengah memasang sejumlah fasilitas teknis berstandar kapal induk yang belum pernah tersedia sebelumnya di pangkalan tersebut.
Penataan infrastruktur di Lanal Lampung ini disesuaikan khusus dengan kebutuhan operasional kapal perang berkode lambung 551 yang memiliki bobot monster mencapai 14.150 ton.
“Fasilitas sandar ini tidak hanya dermaga, namun juga terkait dengan fasilitas tambat, listrik, dan fasilitas-fasilitas pendukung yang lainnya,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, Senin (13/7/2026).
Modernisasi pangkalan yang berada di wilayah Lampung ini berfokus pada penyediaan pasokan energi mandiri serta sistem pengamanan kapal saat bersandar.
Beberapa fasilitas mutakhir yang tengah dipasang meliputi:
Jaringan Listrik Tegangan Tinggi (Shore Power): Jalur pasokan listrik dari darat yang diintegrasikan langsung ke area dermaga. Teknologi ini memungkinkan kapal induk mematikan mesin utamanya secara total saat bersandar tanpa memutus aliran listrik internal kapal.
Sistem Tambat Khusus (Special Mooring System): Infrastruktur penahanan jangkar dan tali baja khusus yang dirancang untuk menjaga stabilitas dan menahan guncangan kapal perang berbobot belasan ribu ton selama berada di dermaga Lanal Lampung.
Proses pembenahan ini juga telah ditinjau langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya Denih Hendrata, pada Sabtu (4/7/2026). Selain memastikan kapasitas kekuatan dermaga, Pangkoarmada RI turut meninjau Pulau Kelagian di Pesawaran yang diproyeksikan menjadi pos depan taktis guna mendukung operasi kapal-kapal patroli di kawasan vital Selat Sunda.
Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, menegaskan bahwa pengoperasian kapal induk helikopter ini nantinya tidak akan berpusat di Lanal Lampung saja. TNI AL sedang menyiapkan beberapa pangkalan strategis lain di Indonesia agar jangkauan patroli pertahanan maritim menjadi lebih luas.
“Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kita siapkan juga di beberapa tempat di Indonesia ini,” jelas KSAL Laksamana Muhammad Ali di Tanjung Priok, Jakarta.
Kementerian Pertahanan RI menargetkan proses hibah kapal perang sepanjang 180,2 meter asal Negeri Pizza ini dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2026. ITS Giuseppe Garibaldi diharapkan sudah resmi memperkuat jajaran armada tempur TNI AL sebelum pelaksanaan peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 mendatang. (red/*)