
Lampung Selatan, sinarlampung.co – Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan mengoptimalkan penyerapan hasil panen tingkat petani lokal pada musim panen tahun ini. Hingga akhir Juni 2026, realisasi penyerapan komoditas tercatat telah mencapai 120.000 ton gabah dan 933 ton jagung.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, menyatakan bahwa penyerapan hasil panen ini dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta pelaku usaha penggilingan padi di wilayah setempat.
“Penyerapan hasil panen petani merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga kesejahteraan petani, khususnya di Lampung Selatan, sekaligus memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah,” kata Fedrial Farhan di Kalianda, Senin 22 Juni 2026.
Fedrial menjelaskan, selama musim panen berlangsung, tim Bulog aktif memantau kondisi produksi lapangan guna mempercepat proses pembelian gabah dan beras milik petani sesuai ketentuan harga yang berlaku. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk memberikan kepastian pasar agar harga gabah di tingkat petani tetap stabil.
Guna memastikan proses pengadaan berjalan optimal, Bulog Lampung Selatan juga terus melakukan koordinasi berkala dengan pemerintah daerah dan Dinas Pertanian setempat.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin menyerap hasil panen petani lokal agar dapat memberikan manfaat langsung bagi petani sekaligus memperkuat stok cadangan pangan daerah,” pungkasnya. (Red)