
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Gelaran Semarak Inspirasi Gebyar Edukasi Rupiah (SIGER Fest) 2026 resmi dimulai. Acara ini dirancang bukan sekadar untuk memperluas transaksi nontunai, melainkan menjadi panggung besar bagi produk unggulan daerah, industri kuliner, serta pelaku UMKM Lampung untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri Kick Off SIGER Fest 2026 di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kamis (18/6/2026).
Pembukaan ini ditandai dengan peluncuran implementasi QRIS Tap pada layanan Smart BRT Itera.
Wagub Jihan menyambut baik kolaborasi erat yang mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, perbankan, hingga komunitas masyarakat ini. Menurutnya, rangkaian kegiatan yang dikemas dalam SIGER Fest 2026 memiliki dampak multidimensi yang besar.
“Kami menyambut baik penyelenggaraan SIGER Fest 2026 sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Lampung. Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan tidak hanya mendorong perluasan transaksi digital, tetapi juga menjadi sarana promosi UMKM, pengembangan sektor kuliner, serta peningkatan literasi masyarakat terkait pemanfaatan teknologi digital,” kata Jihan.
Jihan menambahkan bahwa agenda ini juga melibatkan generasi muda melalui berbagai kompetisi olahraga. Langkah ini diharapkan mampu memperluas partisipasi publik dalam memanfaatkan teknologi untuk aktivitas produktif sehari-hari.
Secara makro, digitalisasi ini bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan instrumen penting untuk transparansi dan efisiensi publik. Data akurat yang dihasilkan dari transaksi digital nantinya akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan ekonomi yang jauh lebih tepat sasaran.
“Digitalisasi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan publik, penguatan daya saing UMKM, perluasan inklusi keuangan, optimalisasi pendapatan asli daerah, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Selain mendorong sektor UMKM, Jihan mengapresiasi inovasi nyata seperti QRIS Tap pada Smart BRT Itera, serta program percontohan digitalisasi bantuan sosial non-tunai di Kota Metro yang dijadwalkan berjalan mulai Oktober mendatang.
“Sesuai dengan namanya, Smart BRT diharapkan dapat menghadirkan layanan transportasi yang semakin cerdas, modern, dan terintegrasi. Digitalisasi pembayaran melalui QRIS Tap menjadi salah satu langkah awal menuju transformasi tersebut,” ujarnya.
Ia juga memuji kontribusi Itera dalam inovasi aplikasi, dukungan infrastruktur dari BCA, serta peran Bank Indonesia sebagai fasilitator utama.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama. Kami berharap SIGER Fest 2026 dapat menjadi penggerak utama dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Jihan. (*)