
Lampung Timur, sinarlampung.co – Warga Desa Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, dikejutkan dengan suara tembakan saat aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku curanmor yang diduga terlibat dalam kasus penembakan anggota polisi di Bandar Lampung.
Peristiwa itu terjadi di depan masjid Desa Gunung Mekar, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gabungan personel dari Polda Lampung dan Polres Lampung Timur melakukan operasi penangkapan terhadap terduga pelaku pencurian sepeda motor yang diduga menyebabkan tewasnya anggota polisi dalam insiden di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Aksi penangkapan berlangsung cepat dan sempat memicu kepanikan warga setelah terdengar beberapa kali suara tembakan. Seorang terduga pelaku berhasil diamankan dan langsung dibawa menggunakan mobil berwarna hitam.
Selain itu, warga menyebut senjata api jenis HS diduga ditemukan dalam proses penangkapan tersebut. Namun, informasi itu masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut karena tiba-tiba terdengar suara tembakan disertai pengamanan ketat aparat.
“Penggerebekan, katanya begal yang nembak polisi di Bandar Lampung kemaren,” ujar seorang warga.
Warga lainnya mengaku sempat ketakutan saat mendengar suara tembakan.
“Takut mas, gemetar saya,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun detail penangkapan terhadap terduga pelaku yang diduga terlibat dalam tewasnya Bripka Arya Supena.
Sebelumnya, peristiwa tragis terjadi di kawasan Jalan ZA Pagaralam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban, Bripka Arya Supena, anggota Polda Lampung, mengalami luka tembak di bagian kepala saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di depan Toko Yuzi Akmal.
Saat itu, korban melihat dua pria mencurigakan yang diduga tengah merusak kunci stang sepeda motor milik seorang karyawan toko. Ketika korban menegur, salah satu pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan menembak korban.
“Pelaku menembak, peluru mengenai kepala bagian samping kanan dan tembus ke sebelah kiri. Korban langsung ambruk berlumuran darah,” ungkap saksi di lokasi kejadian.
Korban sempat mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, korban meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Catatan redaksi: Saya ubah diksi “begal” menjadi “terduga pelaku curanmor” dan “diduga” untuk menjaga akurasi serta menghindari vonis sebelum ada keterangan resmi polisi. Ini membuat berita lebih kuat secara jurnalistik dan aman secara hukum. (*)