
Kota Metro, sinarlampung.co – Viralnya cuitan data yang menampilkan sederat nama anggota DPRD Kota Metro, termasuk didalamnya Wakil Ketua II DPRD setempat, Abdulhak alias Dulhak, dengan kegiatan proyek rehab pagar dan paving blok TK Pertiwi Ganjar Agung, Metro Barat (Lanjutan) dengan nilai pagu Rp190.000.000.
Wakil Ketua II DPRD Kota Metro, Fraksi Nasdem, Abdulhak bantah keterlibatan main proyek, sebagaimana data kopelan proyek TA 2025 yang di unggah akun tiktok “Cepu Magang”.
Kepada media ini, Abdulhak menjelaskan, itu program dirinya. “Itu keliru ! itu program saya, ya cuma karena Mega Asmara mendesak saya, minta proyek. Saya katakan, saya tidak ada proyek. Dia tau usulan program saya, dihubungi PUPR,” ucapnya.
Masih pengakuan Abdulhak, “Mungkin dia (Mega Asmara) menjual nama saya. Tapi saya tidak pernah komunikasi dengan PUPR. Jadi saya tidak terlibat soal proyek,” katanya.
“Saya juga kaget, kok nama saya masuk. Sebelumnya saya sudah sampaikan kronologinya ke Wali Kota. Saya tidak main proyek dari dulu. Itu ada surat pernyataan yang dibuat langsung oleh Mega Asmara,” ungkap Abdulhak.
Selang beberapa waktu, Mega Asmara menghubungi tim media ini, untuk mengklarifikasikan.
“Tadi saya dihubungi Pak Abdulhak. Saya mau klarifikasi aja pak Roy. Bahwasannya pekerjaan yang diberitakan di tiktok, tidak ada kaitan dengan pihak manapun, memang murni punya saya,” ujarnya kepada tim media ini. (Red)