
Tanggamus, Sinarlampung .co— Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Tanggamus kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Visiting Scientist yang dilaksanakan pada 19 hingga 24 April 2026 di Yogyakarta dan Bandung.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dengan tujuan utama memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan praktis, serta membawa pulang inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Salah satu agenda utama adalah kunjungan ke sentra produksi Batik Benang Ratu Yogyakarta, yang dikenal dengan keunikan motif dan kualitas produksinya. Dalam kunjungan ini, peserta mempelajari proses produksi batik secara langsung, mulai dari desain hingga pemasaran. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan industri kreatif berbasis kearifan lokal di Tanggamus.
Selain itu, rombongan juga mengunjungi UMKM legendaris Kopi Klotok, yang menjadi contoh sukses pengelolaan usaha kuliner tradisional. Di sini, peserta mendapatkan wawasan tentang strategi bisnis, manajemen operasional, serta cara mempertahankan cita rasa khas yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Tidak hanya fokus pada sektor ekonomi kreatif, kegiatan ini juga mencakup kunjungan ke Taman Wisata Merapi, yang memberikan pembelajaran langsung mengenai manajemen pengelolaan destinasi wisata. Peserta mempelajari bagaimana sebuah kawasan wisata dikelola secara profesional, mulai dari pelayanan pengunjung, pengelolaan risiko, hingga strategi promosi.
Ketua rombongan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kunjungan akademik, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara teori dan praktik di lapangan.
“Melalui seminar, pelatihan, dan kunjungan lapangan ini, kami berharap seluruh peserta dapat membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bermanfaat untuk diterapkan di Tanggamus, baik dalam pengembangan UMKM, industri kreatif, maupun sektor pariwisata,” ujarnya.
Harapan besar dari kegiatan Visiting Scientist ini adalah lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di masa depan.
Program ini menjadi langkah nyata STEBI Tanggamus dalam mencetak generasi yang unggul, kreatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah berbasis potensi lokal. (Wisnu)