
LAMPUNG SELATAN, sinarlampung.co– Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan aspek kesehatan dan keselamatan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Bumi Ruwa Jurai pada arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memastikan sebanyak 74 posko kesehatan telah disiagakan di berbagai titik strategis.
Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat meninjau kesiapan fasilitas pelayanan di Pelabuhan Bakauheni dan sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Senin 16 Maret 2026.
Selain posko kesehatan reguler, Pemprov Lampung juga menyediakan fasilitas Mini ICU khusus di kawasan Pelabuhan Bakauheni guna menangani kondisi darurat secara cepat.
”Kami berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kesehatan maksimal. Ada 74 posko kesehatan yang kami aktifkan, bahkan ada unit Mini ICU di Bakauheni untuk antisipasi keadaan darurat,” ujar Gubernur Mirza.
Tak hanya fasilitas medis, Gubernur juga mengeluarkan instruksi khusus kepada para pengurus masjid di sepanjang jalur mudik, baik di jalan lintas maupun jalur tol. Ia meminta agar rumah ibadah tersebut tetap dibuka selama 24 jam bagi masyarakat yang ingin beristirahat.
”Kami mengimbau pengurus masjid untuk membuka masjid 24 jam. Jika lelah, silakan beristirahat sejenak di sana atau di rest area dan pos pelayanan yang tersedia. Jangan memaksakan diri, karena keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda yang terdiri dari Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf dan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi juga mengecek kesiapan personel di Pos Pelayanan Rest Area 49B dan 20B. Pengecekan ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas penunjang bagi pemudik benar-benar siap digunakan menjelang puncak arus mudik tahun ini. (Red)