
Raja Ampat, sinarlampung.co Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AK (49) ditemukan meninggal dunia di teras sebuah rumah di Jalan Lukas Dailon, Kelurahan Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Kamis 12 Maret 2026 pagi. Penemuan jasad pria tersebut sontak menggegerkan warga setempat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, warga melaporkan adanya pria yang tergeletak tak bernyawa sekitar pukul 09.00 WIT. Pihak kepolisian yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi, pada malam sebelumnya korban diketahui menghadiri sebuah acara keluarga. Di lokasi tersebut, AK diduga mengonsumsi minuman beralkohol bersama beberapa rekannya.
Sekitar pukul 03.15 WIT, korban dilaporkan sempat terjatuh di tenda acara sebelum akhirnya memutuskan untuk beristirahat di teras rumah warga bersama dua orang rekannya. Namun, pada pukul 06.05 WIT, kedua rekan korban meninggalkan lokasi dan membiarkan AK tetap tertidur di teras tersebut.
Warga baru menyadari korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan beberapa jam kemudian dan langsung menghubungi pihak berwajib.
Tim Inafis Polres Raja Ampat telah melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Jenazah AK kemudian dievakuasi ke RSUD Waisai untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
Hingga saat ini, polisi menyatakan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan luar (visum et repertum).
“Laporan sudah kami tangani. Sementara tidak ditemukan tanda kekerasan, namun pihak keluarga meminta pemeriksaan medis mendalam untuk memastikan penyebab kematian,” ujar perwakilan pihak kepolisian setempat.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polres Raja Ampat untuk mengungkap apakah ada faktor medis lain atau murni akibat pengaruh konsumsi alkohol berlebih. (Red)