
Kota Metro, sinarlampung.co – Yayasan Sahabat 87 menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Resto Ayam Desa 16C, Metro Selatan, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri para alumni SMPN 1 Metro angkatan 1987–1990, sahabat 87, serta sejumlah guru. Acara dipimpin Ketua Pelaksana Irma Frestiani dan berlangsung dalam suasana hangat penuh kebersamaan.
Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Lampung Tondi Muammar Ghadafi Nasution, Ketua PFI Lampung Juniardi, serta Direktur RSUD Ahmad Hanafiah Sukadana Eva Susanti.
Pembina Yayasan Sahabat 87, Brigjen Pol Hengki Haryadi yang saat ini menjabat Wakapolda Riau, tidak dapat hadir secara langsung. Namun melalui pesan yang disampaikan kepada panitia, ia tetap memberikan dukungan dan doa agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Ketua Yayasan Sahabat 87 Siti Rohani mengaku bersyukur kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik berkat kerja sama para alumni dan panitia.
“Alhamdulillah acara ini bisa terlaksana berkat kebersamaan dan kekompakan para alumni serta panitia. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Sahabat 87 menyalurkan santunan kepada 21 anak yatim dan penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, telur, serta uang tunai. Selain itu, para penerima santunan juga mendapatkan paket nasi kotak lengkap dengan lauk-pauk dan takjil berbuka puasa.
Anggota DPRD Provinsi Lampung Tondi Muammar Ghadafi Nasution dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan silaturahmi yang dibarengi dengan kepedulian sosial memiliki nilai penting, terutama di bulan suci Ramadan.
“Silaturahmi seperti ini bukan hanya memperkuat ukhuwah, tetapi juga menjadi sarana mempertebal iman. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para penerima,” katanya.
Acara semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan Ustaz Romadhon Habibi. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.
“Al-Qur’an adalah hudan linnas, petunjuk bagi manusia. Karena itu kita harus terus membacanya, memahami, dan mentadaburinya agar hidup kita bahagia di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan dilanjutkan dengan santap berbuka puasa bersama yang disambut antusias oleh seluruh peserta. (*)