
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Gedung Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Perwakilan Lampung, Bandar Lampung.
Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan alumni Himpunan Mahasiswa Islam di Lampung untuk periode mendatang.
Muswil yang mengusung tema “Konsolidasi KAHMI untuk Lampung Maju” itu dihadiri unsur Majelis Nasional KAHMI, Koordinator Wilayah KAHMI Lampung, Majelis Daerah KAHMI dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta para alumni HMI dari berbagai latar belakang profesi.
Dalam forum tersebut, peserta musyawarah secara aklamasi menetapkan Budiyono sebagai Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Lampung masa bakti 2026-2031.
Ia menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang dipimpin oleh Abi Hasan Muan.
Struktur kepemimpinan KAHMI Lampung periode ini menggunakan sistem presidium yang terdiri dari lima orang. Selain Budiyono sebagai koordinator, empat anggota presidium lainnya adalah Topan Indra Karsa, Yuhadi, Heru, dan Zam Zanariah.
Dalam sambutannya usai penetapan, Budiyono menekankan pentingnya memperkuat soliditas alumni HMI di Lampung. Menurutnya, jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis merupakan potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Muswil ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi. KAHMI harus hadir tidak hanya sebagai ruang silaturahmi alumni, tetapi juga sebagai kekuatan intelektual yang memberikan gagasan bagi kemajuan Lampung,” ujarnya.
Selain menetapkan kepengurusan KAHMI, forum tersebut juga menetapkan kepemimpinan Presidium Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Wilayah Provinsi Lampung masa bakti 2026-2031.
Presidium FORHATI Lampung terdiri dari Efa Rodiah Nur, Hayati Nufus, dan Elvira Umihanni. Ketiganya diharapkan dapat memperkuat peran alumni perempuan HMI dalam berbagai bidang, baik pendidikan, sosial, maupun pengembangan kepemimpinan perempuan di Lampung.
Muswil IV KAHMI Lampung tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, tetapi juga merumuskan sejumlah rekomendasi strategis terkait pembangunan daerah serta penguatan peran alumni HMI dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi di Provinsi Lampung. (*)