
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Proyek preservasi Jalan Wates yang berada di wilayah perbatasan Tanggamus menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp14.469.960.000.
Berdasarkan data yang diperoleh, proyek tersebut memiliki nomor kontrak 02/KTR/E KATALOG/PPK1.5/2025 dengan kontraktor pelaksana CV Muli Konstruksi. Jalan yang akan dipreservasi memiliki panjang 2.050 meter dengan konstruksi rigid beton.
Besarnya anggaran untuk proyek dengan panjang tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari warga terkait rincian penggunaan dana, spesifikasi konstruksi, serta manfaat yang akan diperoleh setelah pekerjaan selesai.
Salah seorang warga setempat meminta agar pelaksanaan proyek dilakukan secara jelas dan terbuka, mengingat kondisi jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki dan mengalami kerusakan cukup parah.
“Beberap warga masyarakat setempat meminta agar proyek ini Jelas mengingat jalan ini Sudah sangat lama tidak diperbaiki,tentunya kondisi jalan sudah sangat hancur ,yang kami heran kenapa dengan anggaran yang begitu besar hanya dikerjakan dua kilo ,ini yang menjadi pertanyaan kami karna di antara warga masyarakat yang memberikan penjelasan dirinya pernah bekerja di jasa kontruksi jalan rigid beton seperti ini,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Warga juga mengaku akan terus mengawasi pelaksanaan proyek karena dinilai penting bagi masyarakat setempat.
“Sementara ini kita masih terus awasi karna proyek seperti sangat penting untuk diperhatikan agar nantinya Bisa menghasilkan pekerjaan yang sesuai karna Proyek yang dilaksanakan tanpa memasang papan nama (pagu anggaran) merupakan pelanggaran terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan peraturan pengadaan barang/jasa pemerintah. Dalam konteks proyek pemerintah atau yang didanai negara, hal ini sering kali menimbulkan dugaan proyek tersebut adalah ‘proyek siluman’ atau fiktif, yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dugaan akan dilakukan nya Korupsi jelas warga yang Nama nya minta di rahasiakan,” katanya. (Red)