
Oleh: Fauzi Malanda (Ketua BNM RI)
Suasana di RS Hermina Kota Bandar Lampung siang itu terasa kacau. Di depan loket pelayanan, puluhan pasien menumpuk. Sebagian berdiri, sebagian duduk dengan wajah lelah dan kebingungan.
Tidak ada satu pun petugas yang terlihat berada di tempat. Waktu terus berjalan, antrean semakin panjang, namun pelayanan tetap tidak bergerak.
Beberapa pasien mulai saling bertanya, “Kenapa tidak ada petugas?” Hingga akhirnya terdengar informasi bahwa seluruh staf pelayanan sedang berada dalam rapat internal. Pasien yang sudah menunggu sejak pagi hanya bisa menghela napas kecewa.
Ada yang membawa anak kecil, ada pula yang datang dalam kondisi kurang sehat. Semuanya berharap segera mendapat pelayanan, tetapi justru harus menunggu tanpa kejelasan.
Situasi ini membuat suasana semakin panas. Beberapa pasien mencoba mengetuk pintu ruang administrasi, namun tetap tidak ada tanggapan. Tanpa petugas yang berjaga, rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat pelayanan kesehatan justru terlihat tidak terurus.
Banyak pasien berharap manajemen rumah sakit dapat memperbaiki koordinasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.