
Jakarta, sinarlampung.co-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali meng-update jumlah korban bencana alam di Aceh , Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 708 orang dinyatakan meninggal dunia dan 499 jiwa dinyatakan hilang.
“Sore ini status hasil pencarian dan pertolongan secara umum meninggal dunia 708 jiwa dan hilang 499 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam jumpa pers virtual, Selasa 2 Desember 2025.
Abdul Muhari menyebut, tim gabungan saat ini masih terus melakukan pertolongan dan pencarian. Tim juga terus melakukan proses distribusi logistik untuk warga yang terdampak. Tak hanya itu, tim gabungan juga terus melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengoptimalkan proses pencarian dan pertolongan kepada masyarakat. “Dukungan modifikasi cuaca untuk percepatan pemulihan akses jalan yang tertutup longsor maupun lumpur bawaan banjir bandang,” ujarnya.
Daerah Terdampak
Puluhan wilayah di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana hidrometeorologi itu terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada 22-27 November 2025.
BNPB mencatat puluhan ribu orang menjadi korban, sejumlah bangunan dan fasilitas umum rusak parah. Bahkan akses jalan terputus sejak Kamis 27 November 2025 akibat cuaca ekstrem.
Lokasi Bencana di Aceh
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Aceh telah menetapkan status darurat bencana. Hal itu karena hampir seluruh kabupaten/kota di Aceh diterjang banjir hingga longsor. “Saya Gubernur Aceh menetapkan keputusan Gubernur Aceh tentang penetapan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh tahun 2025,” kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem seusai menggelar rapat paripurna di DPR Aceh, Kamis 27 November 2025.
Penetapan status tanggap darurat bencana tersebut, akan berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 28 November sampai 11 Desember 2025. Akibat bencana ini, selain korban jiwa tercatat jumlah pengungsi mencapai 62.000 KK di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Daftar lokasi terdampak bencana di Aceh:
Bencana di Sumatra Utara
Provinsi Sumatra Utara juga menjadi wilayah yang ikut terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025. Lokasi kejadian bencana di wilayah Sumatra Utara berada di 21 wilayah.
Berikut daftar lokasi terdampak bencana di Sumatra Utara:
Berdasarkan data tersebut, tercatat ada 1.090 korban terdampak bencana dengan rincian 176 orang meninggal, 32 orang luka berat, 722 orang luka ringan dan masih dalam pencarian sebanyak 160 orang. Selain itu ada 30.445 orang yang mengungsi.
Lokasi Bencana di Sumatra Barat
Bencana banjir bandang atau galodo dan tanah longsor juga berdampak ke wilayah Provinsi Sumatra Barat. Sebanyak 16 kabupaten/kota terdampak bencana. Adapun jumlah korban yang mengungsi sebanyak 92.877 orang. Ratusan meninggal dan hilang.
Berikut daftar lokasi terdampak bencana di Sumatra Barat:
(Red)