
Tanggamus, Sinarlampung.co – Sebanyak 755 warga Kabupaten Tanggamus menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dengan total nilai mencapai Rp1,56 miliar. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat bagi masyarakat rentan agar dapat meningkatkan kesejahteraan hidup.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Siti Mahmudah Saleh dan Verawati Suranto, istri Wakil Bupati Tanggamus. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Irvan Wahyudi, Kadis Sosial Drs. Hardasyah, M.M, Ketua LKS Alamanda Roswati, perwakilan Sentra Terpadu Inten Soeweno Iwan Nurcandra Setiawan, Camat Wonosobo Edi Fahrurrozi, serta Kepala Pekon Balak Basir.
Program ATENSI sendiri merupakan inisiatif Kemensos untuk membantu Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) seperti lansia, penyandang disabilitas, anak, dan kelompok masyarakat rentan lainnya. Bantuan disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari pemenuhan kebutuhan hidup layak, dukungan kewirausahaan, hingga alat bantu disabilitas.
Menurut Iwan Nurcandra Setiawan dari Sentra Terpadu Inten Soeweno, dari total penerima di Kabupaten Tanggamus, 752 warga menerima bantuan reguler, sedangkan sisanya merupakan respon kasus. Kecamatan Wonosobo menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni 236 paket perlengkapan tidur, 56 paket nutrisi, 7 paket kebersihan diri, dan 11 perlengkapan sekolah. Selain itu, turut disalurkan berbagai alat bantu disabilitas seperti kursi roda 3-in-1, kursi roda anak, tongkat anak, tongkat tripot, dan kruk.
“Untuk penerima bantuan respon kasus, mereka mendapatkan perlengkapan tidur, nutrisi, serta alat kebersihan diri. Ada juga yang menerima perlengkapan rumah tangga sesuai kebutuhan,” jelas Iwan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tanggamus, Drs. Hardasyah, M.M, mengungkapkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan di Kecamatan Wonosobo merupakan tahap ketiga.
“Sebelumnya kami menyerahkan bantuan di kantor LKS Alamanda dan kantor Dinas Sosial. Kali ini kami pusatkan di Balai Pekon Balak. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Tanggamus, LKS Alamanda, dan Kemensos,” ujarnya.
Hardasyah menegaskan bahwa data penerima bantuan diusulkan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) melalui Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan telah diverifikasi langsung oleh Kemensos. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Hj. Siti Mahmudah Saleh menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyalurkan bantuan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu meringankan beban masyarakat Tanggamus. Semoga bantuan ini membawa manfaat nyata dan dapat terus berlanjut dengan dukungan pemerintah daerah,” tuturnya.
Program ATENSI diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat Tanggamus, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu warga yang membutuhkan. (Wisnu)