
Palembang, sinarlampung.co-PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengumumkan bahwa progres konstruksi Jalan Tol Palembang–Betung (Paltung) telah mencapai 73,84% per akhir Oktober 2025, dengan pembebasan lahan sebesar 84,94%. Tol sepanjang 69,19 km ini ditargetkan segera rampung untuk memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3 jam menjadi sekitar 1 jam.
Pengumuman ini disampaikan dalam kegiatan Media Gathering dan Site Visit bersama media nasional dan lokal di Sumatra Selatan pada 6 dan 8 November 2025, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap transparansi dan keterbukaan informasi.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan bahwa pembangunan Tol Paltung terus dipercepat, termasuk pekerjaan Jembatan Musi di Seksi 1 yang menggunakan teknik Box Girder Balance Cantilever.
”Kami menargetkan proyek ini dapat segera rampung agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat dan memperkuat konektivitas di Pulau Sumatra,” ujar Mardiansyah.
Kesiapan Layanan Nataru
Selain progres pembangunan, Hutama Karya juga memaparkan kesiapan pelayanan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Hutama Karya saat ini mengoperasikan empat ruas tol di Sumatra Bagian Selatan dengan total panjang lebih dari 293 km, meliputi:
Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (189 km)
Tol Palembang–Indralaya (22 km)
Tol Indralaya–Prabumulih (64,5 km)
Tol Bengkulu – Taba Penanjung (17,6 km)
Dalam rangka menghadapi lonjakan lalu lintas Nataru, Hutama Karya memastikan layanan operasional 24 jam tersedia, termasuk ambulans, patroli, derek, dan call center layanan darurat. Fasilitas pendukung di rest area, seperti SPBU, musala, area UMKM, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 234 Tol Terpeka, juga dipastikan siap.
Kehadiran jalan tol ini telah memangkas waktu tempuh secara signifikan, seperti Palembang–Prabumulih yang kini hanya 45 menit dari sebelumnya lebih dari 2 jam. (Red)