
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Irama drum, tiupan brass, dan gemuruh sorak penonton memenuhi Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (25/10/2025).
Dari panggung kehormatan, Marching Band Gita Praja Saburai tampil gemilang, menyapu hampir semua kategori lomba dan keluar sebagai Juara Umum Kejuaraan Nasional Marching Band Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) Piala Kemenpora RI 2025.
Kompetisi nasional yang digelar selama dua hari, 25-26 Oktober itu, diikuti 18 tim marching band dari enam provinsi. Lampung, tuan rumah, diikuti Riau, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Sekitar 3.000 peserta dan pendukung memadati arena, menjadikannya salah satu ajang terbesar tahun ini.
Dalam laga yang berlangsung ketat, Gita Praja Saburai tampil memukau dengan perpaduan kekompakan, warna visual, dan harmoni musik. Tim binaan Pemerintah Provinsi Lampung itu berhasil mendominasi berbagai kategori seperti General Effect, Analisa Musik Tiup, Parade Mayoret, hingga Cultural Parade.
“Penampilan mereka benar-benar luar biasa. Bukan hanya disiplin, tapi punya semangat dan kebanggaan khas Lampung,” ujar Hermanto, Ketua Umum FYBI, usai pengumuman pemenang.
Deretan juara yang diraih:
1. Juara 1 General Effect Kategori Umum
2. Juara 1 Analisa Musik Tiup Divisi Umum
3. Juara 1 Analisa Visual Color Guard Divisi Umum
4. Juara 1 Parade Mayoret
5. Juara 1 Parade Show Performance
6. Juara 1 Parade Street
7. Juara 1 Color Guard Kontes
8. Juara 1 Analisa Musik Perkusi Divisi Senior Umum
9. Juara 1 Cultural Parade Divisi Senior Umum
10. Juara 1 Konser Divisi Senior Brass
11. Juara 2 Individual Brass (Farid)
12. Juara 1 Individual Perkusi (Aqfa) dan Juara 2 (Habib)
13. Juara 2 Individual Color Guard (Zidan)
14. Juara 2 Individual Field Commander Divisi Senior Brass Umum
Peraihan juara tersebut semakin menegaskan posisi Gita Praja Saburai sebagai marching band kebanggaan Lampung yang konsisten menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional, Awang Suwanda, menyebut capaian itu sebagai bukti keseriusan Lampung dalam membina generasi muda lewat musik dan olahraga.
“Lampung menunjukkan bagaimana musik bisa jadi ruang pembinaan karakter, bukan sekadar hiburan,” katanya.
Bagi masyarakat Lampung, kemenangan ini bukan hanya soal piala, tapi tentang kebanggaan dan semangat daerah.
Dari nada-nada yang dimainkan, semangat “Sai Bumi Ruwa Jurai” bergema di bawah langit Korpri sore itu, menandai bahwa kerja keras dan harmoni bisa membawa nama daerah berkibar di tingkat nasional. (*/Red/Kominfotik)