
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Warga Tiyuh (desa) Penumangan dan Penumangan Baru, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), menyoroti kondisi jalan penghubung antar dua tiyuh yang rusak parah dan hingga kini belum diperbaiki.
Jalan yang berada di Suku 13 Tiyuh Penumangan ini merupakan akses utama menuju RK 1 Tiyuh Penumangan Baru. Kondisinya yang memprihatinkan dinilai menghambat aktivitas sehari-hari warga, terutama dalam hal transportasi hasil pertanian serta akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Seorang warga yang enggan disebut namanya menyesalkan sikap pemerintah tiyuh yang terkesan abai. Ia menekankan, seharusnya Dana Desa yang mencapai hampir satu miliar rupiah per tiyuh setiap tahun dapat dialokasikan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur vital ini.
“Pemerintah tiyuh seharusnya bisa memprioritaskan jalan ini karena ini akses utama warga. Masa tiap tahun dana desa hampir satu miliar tapi jalan rusak seperti ini tidak juga diperbaiki, ini patut dipertanyakan,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menanggapi keluhan ini. Mereka menilai jalan penghubung tersebut sangat penting bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat di kedua tiyuh, sehingga sudah sepatutnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
“Kami mohon kepada Bupati atau dinas terkait agar segera meninjau jalan ini dan mengambil tindakan. Jangan sampai dibiarkan terus seperti ini,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah tiyuh maupun Pemkab Tubaba. (Sudirman)