
Lampung Utara, sinarlampung.co-Tiga tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Abung Tinggi, Lampung Utara, Rudi Irawan, Devi Mardia, dan Bella Yolandia, bisa lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu, padahal mereka sudah tidak bertugas sejak 2020 hingga 2023. Diduga mereka memanipulasi data absensi, meski tidak pernah ada.
Ketiga nakes Rudi Irawan, Devi Mardia, dan Bella Yolandia sebelumnya memang tercatat bertugas Puskesmas Abung Tinggi Lampung Utara. Selain mereka ada empat orang lainnya ikut daftar, tapi empat orang itu tidak lolos.
“Semuanya ada tujuh tapi yang lolos ada tiga, herannya mereka bertiga yang lolos sejak 2020 sampai 2023 tidak pernah masuk, sedangkan syarat mutlak nya absensi, apa lagi dua tahun terakhir ini kan absensi elektronik (E-Absen),” kata sumber di Lampung Utara.
Menurutnya, absensi ketiganya kosong karena sudah tidak bertugas. Namun, dugaan permainan data membuat mereka tetap lolos. “Bukan cuma tiga orang itu, totalnya ada tujuh orang. Yang tidak lolos ada empat. Jadi kalau tidak ada permainan orang dalam, mana bisa begitu,” katanya.
Terkait dugaan itu, Kepala UPTD Puskesmas Abung Tinggi Siti Regina mengatakan bahwa akan memberikan keterangan setelah berkoordinasi dengan staffnya di bagian kepegawaian. “Mohon maaf pak masih pesta di Way Kanan, Nanti saya kabari kalo sudah senggang pak dan saya akan berkoordinasi dengan bagian kepegawaian” ujar Siti Regina, Minggu 28 September 2025.
Sementara Kepala Bidang Tata Usaha (TU) UPTD Puskesmas, Reftia Marni menampik hal tersebut dengan mengatakan bahwa pegawai yang lolos P3K itu masih aktif. “Kamu tahu dari mana mas, itu masih aktif kok memangnya ada masalah apa mereka” ujar Reftia. (rmol/red)