
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Muhammad Bilal (5) dan kakaknya, Muhammad Balqis (7), dilaporkan tenggelam di Pantai Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin sore, 22 September 2025. Balqis berhasil diselamatkan nelayan tak lama setelah kejadian, sedangkan adiknya ditemukan Tim SAR pada Selasa, 23 September 2025, sekitar pukul 05.54 WIB, dalam keadaan meninggal dunia.
Peristiwa bermula ketika keduanya sedang memancing sambil bermain di tepi pantai sekitar pukul 17.00 WIB. Tak lama kemudian, Balqis ditemukan nelayan dalam kondisi lemas diduga usai tenggelam, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Hermina. Sementara itu, sang adik masih berada di perairan dan sempat dicari warga, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kejadian itu kemudian dilaporkan secara resmi ke Kantor SAR Lampung melalui Nahkoda KN SAR Basudewa pada pukul 19.43 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung segera diberangkatkan ke lokasi.
Setiba di lokasi pada pukul 21.23 WIB, tim berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan melakukan pencarian menggunakan tiga perahu karet dengan metode penyisiran di permukaan air. Pencarian berlangsung hingga pukul 23.30 WIB, namun korban belum ditemukan sehingga operasi dihentikan sementara.
Pencarian dilanjutkan pada Selasa pagi. Sekitar pukul 05.54 WIB, sebelum operasi resmi dimulai, tubuh Bilal ditemukan mengambang di perairan, hanya berjarak lima meter dari titik terakhir ia terlihat. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, melalui Komandan Tim Rescuer, Febri Yanda, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
“Kami, keluarga besar Kantor SAR Lampung, turut berduka cita atas musibah ini. Operasi SAR telah dilakukan secara maksimal bersama unsur terkait. Dengan ditemukannya korban, operasi resmi kami tutup pada pukul 06.45 WIB,” ujarnya. (*)