
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Polda Lampung mengumumkan hasil Operasi Sikat Krakatau 2025 yang berlangsung selama 14 hari, sejak 4 hingga 18 Agustus 2025. Dalam operasi tersebut, sebanyak 1.866 kasus kejahatan berhasil diungkap dengan total 319 tersangka diamankan.
Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika mengatakan, pengungkapan target operasi (TO) mencapai 395 kasus atau 100 persen dari sasaran. Selain itu, terdapat pula pengungkapan non-TO sebanyak 1.471 kasus.
“Total tersangka yang berhasil diamankan selama operasi ini berjumlah 319 orang, terdiri dari 81 pelaku target operasi dan 238 pelaku non-TO,” ujar Helmy.
Dari jumlah itu, 130 tersangka dihadirkan langsung dalam konferensi pers. Sisanya berasal dari wilayah dengan jarak tempuh yang cukup jauh seperti Lampung Barat dan Pesisir Barat.
Barang bukti yang diamankan antara lain 9 unit kendaraan roda empat, 101 sepeda motor, 50 pucuk senjata api rakitan beserta 58 butir amunisi, 15 bilah senjata tajam, uang tunai Rp16 juta, 72 telepon genggam, serta 64 barang bukti lainnya.
Untuk pengungkapan perkara non-TO secara keseluruhan mencapai 311 kasus, termasuk 94 perkara tunggakan dari waktu sebelumnya.
“Selama operasi berlangsung, ada tren penurunan tindak kejahatan sebanyak 130 kasus dibanding minggu sebelumnya. Ini menjadi indikator positif bahwa upaya yang dilakukan memberikan dampak nyata,” ujar Helmy.
Ia menegaskan, Polda Lampung berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui peningkatan patroli, intelijen, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Harapannya, Lampung akan tetap menjadi daerah yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)