
JAKARTA (SL)– Wowon Erawan alias Aki, tersangka pembunuh berantai (Serial killer) Bekasi dan Cianjur ternyata memiliki enam istri. Tiga di antaranya yang menjadi korban. Tim gabungan Polda Metro Jaya masih melakukan scientificrime investigation (investigasi kejahatan ilmiah,red), Jum’at 20 Januari 2023.
BACA: Polda Metro Jaya Bongkar Pelaku Pembunuhan Serial Killer Supranatural
“Dalam kasus ini kita masih tetap menggunakan metode kolaborasi interprofesi dengan mengedepankan scientific crime investigation,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, di lokasi pembongkaran dua kuburan di Cianjur Jumat 20 Januari 2023.
Tim Gabungan Puslabfor dan Ditkrimum Polda Metro Jaya hingga hari ini masih menyelusuri TKP serial killer atau pembunuhan berantai di Cianjur.
Tim sudah dibongkar tiga tempat korban dikubur, ada di sebelah WC, di dalam rumah, dan tempat lain. “Dari tiga lubang yang di gali, satu lubang diantaranya ada yang berisi dua jenajah korban. Kemudian salah satunya ada di sebelah WC atau supsitac di dalam rumah,” Ujar Hengki.
Hengki membenarkan ada korban bernama Noneng dan Wiwin yang dikubur jadi satu lubang di Cianjur berikut barang pribadinya. Kemudian lubang dicor oleh dan kemudian ditutup menggunakan keramik untuk mengelabuhi. “Terdapat barang barang milik korban yang semua barang priadi masuk sana, dicor, baru ditutup tegel (kemarik) dan semen,” katanya.
Terkait Wowon dengan enam istri, dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, “Untuk perkembangannya, ya ada beberapa secara kuantitas, angka istri tersangka Wowon sebanyak ada enam orang. Itu juga masih butuh proses pendalaman. Mengenai kebenaran soal enam istri Wowon itu jugq perlu dibuktikan dengan pencatatan administratif,” ujarnya.
Dari informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan keenam istri Wowon adalah Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan Ai Maemunah. Dari enam istri tersebut, tiga di antaranya tewas dibunuh, yaitu Wiwin, Halimah dan Ai Maemunah.
Halimah sendiri adalah ibu dari Ai Maemunah yang tewas dibunuh oleh rekan Wowon yakni Solihin alias Duloh di Cianjur, Jawa Barat (Jabar).
Istri Wowon yang bernama Wiwin juga dibunuh dan dikubur di satu lubang dengan ibunya bernama Noneng. “Jadi, korban tewas sementara berjumlah sembilan orang,” katanya.
Sebelumnya, kasus pembunuhan berantai, oleh Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan Dede Solahuddin ini berawal dari kematian tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat pada Kamis 12 Januari.
Korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) tewas dibunuh dengan cara diracun. Kemudian di Cianjur ditemukan lima orang korban, yakni Wiwin yang merupakan istri dari Wowon, Bayu anaknya, Noneng mertua Wowon dan Halimah istri lain Wowon yang dibunuh Solihin alias Duloh.
Terdapat satu korban lagi namun jasadnya masih belum ditemukan. Di Garut ditemukan, satu korban yang dibuang ke laut oleh komplotan Wowon. Namun, berhasil ditemukan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut kasus pembunuhan ini adalah serial pembunuh yang dikemas supranatural dengan janji membuat menjadi kaya.
“Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa disebut serial killer dengan motif janji-janji yang dikemas supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya,” ucap Fadil Imran dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 19 Januari.
Fadil menjelaskan, Wowon dan komplotannya melakukan pembunuhan kepada para korban karena dianggap berbahaya setelah mengetahui praktik kejahatan tersebut. (Red)