
Kota Metro (SL)-Uang Rp150 juta milik Sekolah Mandrasyah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Metro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro Lampung, raib digasak maling modus pecah kaca. Pelaku diperkirakan berjumlah 2 orang mengendarai sepeda motor jenis Vixion, tak jauh dari Pos Polisi Lapangan Samber, Selasa 02 Februari 2021.
Informasi dilokasi kejadian, seorang pria pengurus MIN 2 Kota Metro baru saja mengambil uang di Bank, dan mengendarai mobil seorang diri. Saat melintas di Jalan pertigaan Lapangan samber Kota Metro, korban di sapa seorang pria dipinggi jalan, yang menyebutkan ban mobilnya kembes.
Korban kemudian menghentikan mobilnya untuk melihat kondisi ban mobilnya, dan saat bersamaan orang itu pelaku mendekati mobil dan membuka pintu depan dan mengambil tas berisi uang, lalu pergi dengan pria mengendari motor yang sudah mengikuti mobil korban.
Korban sempat melihat pelaku membuka mobil dan mengambil uang lalu teriak, dan sempat di bantu warga mengejar pelaku namun motor lelaju kencang lalu menghilang.
“Saya lagi nyetir sendirian ditegur orang yang berdiri di jalan, pak-pak bannya kempes. Saya bilang oh iya makasih,” katanya.
Lalu korban turun melihat ban mobilnya kempes. “Saya lupa ngunci mobil karena sepintas melihat ban, Nah orang itu masuk ke mobilnya, mengambil uang dikursi jok depan. Trus ada seorang lagi membawa motor, langsung menghampirinya dan ngebut,” katanya.
Korban kemudian melapor ke-Pos Pantau Polisi yang tak jauh dari lokasi di Lapangan Samber Metro, dan di lanjutkan ke Polres Kota Metro. Tim Polres Kota metro masih melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP, dan memburu pelaku.
“Ya ada laporan atas kejadian itu. Bapak itu dari Yayasan MIN 2 Metro, mengaku abis ambil uang di Bangk Rp150 jutaa. Tadi kesini untuk melapor dan kami langsung melakukan pengejaran. Dan saat ini kasus sudah ditangani oleh Reskrim Polres Metro, kata Karo I Pos Lapangan Samber Ipda Andri Y. (Red)