
Bandar Lampung, (SL) – Aksi gerombolan Begal dengan berbagai modus di wilayah Bandar Lampung khususnya di seputaran PKOR Wayhalim Bandar Lampung kembali meresahkan warga.
Zulkifli (22) warga Jalan Bumi Harta Waykandis Tanjung Seneng yang juga merupakan salah satu Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, menjadi korban begal saat pulang dari rumah temannya dan melintas dari arah lampu merah Jalan Kimaja Wayhalim menuju Waykandis Tanjungseneng, tepatnya dekat simpang Jalan Kayu Manis, Minggu (03/01/2021), sekira pukul 02.00 WIB.
Zulkifli mengatakan, dirinya dipepet dan diberhentikan enam (6) orang menggunakan dua motor yang langsung melakukan pemukulan dan perampasan semua barang milik korban.
Beruntung motor langsung dibantingkan korban, hingga tidak dapat dihidupkan kembali untuk dibawa pelaku.
Menurut pengakuan korban setelah melapor ke Polsek Kedaton dengan No:TBL/08/I/2020/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR KDT, bahwa salah satu motor Beat Hitam milik pelaku diketahui Nopol BE 2396 BY dan Motor NMX Abu Abu dengan berboncengan tiga menggunakan dua motor.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar dan luka sobek dimulut akibat pukulan serta barang miliknya dirampas para pelaku hingga merugi jutaan rupiah.
“Mereka langsung memalangkan motor dan menghentikan saya dan langsung melakukan pemukulan beramai ramai dan merampas barang milik saya,” ujar Zulkifli.
Beruntung motor korban tidak jadi dibawa pelaku karena sulit dihidupkan para pelaku begal.
“Karena saya reflek, motor langsung saya banting kekiri dan langsung mati hingga sulit dihidupkan untuk dibawa mereka,” tambahnya. (Aan)