
Bandar Lampung (SL)-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung DR Reihana kembali ditunjuk sebagai Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeleok (RSUDAM), pasca mundurnya Hery Djoko Subandriyo dari jabatan Direktur (RSUDAM). Serah-terima jabatan digelar Sabtu 8 Agustutus 2020 pagi.
Baca: Direktur Utama RSUD Abdoel Moeloek Mundur
Reihana menjadi Plt Direktur RSUDAM sesuai surat perintah gubernur Lampung nomor Surat Perintah Nomor 821.2/195/VI.04/2020 tertanggal 5 Agustus. Sebelumnya Hery menjabat, Reihana juga sempat menjadi plt, hingga muncul Hery sebagai pejabat devinitif.
“Hari ini saya hadir kembali, karena saya pernah menjabat Plt beberapa waktu lalu dan menghantarkan pak hery Djoko jadi direktur. Saya ditugaskan dalam masa transisi karena pasti ada direktur baru dengan open bidding agar terpenuhi open biding, mudah-mudahan di masa transisi saya bisa melakukan tugas dan amanah sebaik-baiknya,” kata Reihana, saat sambutan sebagai Plt Direktur RSUDAM.
Dia melanjutkan, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini dan sebagai Kadis kesehatan sudah memiliki tugas yang berat. Namun diberikan kembali tugas tambahan sebagai direktur, dirinya juga merasa sangat berat. RSUDAM merupakan rujukan terakhir di Lampung.
“Dan kita harus tetap optimis dan menjalankan tugas sebaiknya dan kerjasama yang baik karena nilai tersebut berada di teman-teman sejawat di spesialis. Saya secara pribadi terimakasih kepada Hery Djoko telah membawa RSUDAM kelas A, semoga selalu sehat dan terus berkarya,” katanya.
Hery Djoko mengatakan kemundurannya usai enam tahun menjabat sebagai Direktur, dengan harapan kedepan ada penyegaran didalam organisasi, yaitu RSUDAM. “Pergantian pejabat ini biasa dalam penyegaran organisasi, dan sekali lagi mengucapkan terimakasih semua pihak atas kepercayaan dan kerjasama kurang lebih enam tahun sebagai direktur RSUDAM,” kata Hery.
Hery berharap, kedepannya pelayanan publik bisa ditingkatkan lagi. “Janganlah puas dengan prestasi dan penghargaan namun harus berbenah diri dalam perbaikan di masa datang. Dan tidak lupa saya mohon maaf sedalam-dalamnya apabila ada hl yang kurang berkenan selama ini,” ucapnya.
Acara serah terima jabatan dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, pejabat RSUDAM Lampung, dan beberapa staf rumah sakit. (red)