
Jakarta (SL)-Usai kencani wanita, Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop, S.Stp alias Benny (45), yang menjadi peserta Rakernas PDIP, ditemukan tewas di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat, Lt 21 Kamar 2135, Senin 13 Januari 2020) sekitar pukul 10.00 pagi. Jenazah korban kini sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Papua.
Dari kamar Bupati yang tinggal di Jalan N Transpapua Km 04 Kelurahan Sokanggo, Kecamatan Mandobo, Papua, itu ditemukan Kartu Tanda Peserta Rakernas & HUT PDIP, KTP, Uang Rp100 juta pecahan Rp50 ribu, dan botol berisi jamu Ramuan Ihsanix. Jasad korban sempat dibawa ke IGD RS Mitra Kemayiran Jalan HBR Motik, Rt. 013/06, Kel. Kebon Kosong, Kec, Kemayoran Jakarta Pusat.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, malam itu, Mirna (31), karyawan tempat hiburan billyard “After Hour” Sarinah, warga Penjaringan Jakarta Utara. Mirna, yang sudah tujuh bulan menjadi karyawan tempat hiburan billyard “After Hour” di Lt 2 Gd Sarinah Menteng Jakpus, mengaku baru pertama kali mengenal korban dan bersedia untuk menemaninya minum wine dan bersedia dibawa ke hotel Grand Mercure.
Tidak ada perjanjian kedua pihak mengenai tarif pembayaran utuknya tetapi Mirna menerima uang yang diberikan oleh korban sebesar Rp. 10 juta di hotel. Sekitar pukul 04.00 wib pagi Mirna dan korban tiba di hotel menggunakan mobil dengan diantar oleh sopir korban Mansur. Mirna dan korban masuk ke kamar 2135 Lt 2 Grand Mercure dan melakukan hubungan badan. Sekitar pukul 05.00 wib, korban turun dari tempat tidur kemudian tiba-tiba terjatuh dilantai dan tidak sadarkan diri.
Mirna kemudian segera menghubungi receptionist hotel, sekitar pukul 05.17 wib dua orang security datang kemudian membawa korban ke RS Mitra Kemayoran, setiba dirumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Keterangan saksi Mirna, dia berada didalam kamar 2135 bersama korban. Senin, 13 Januari 2020 pkl 05.00 wib korban terjatuh di dalam kamar.
“Saksi menghubungi pihak hotel dan segera membawa korban ke RS Mitra Kemayoran Jakpus. Pkl 06.10 wib oleh pihak rumah sakit korban dinyatakan positif telah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Heru Novianto
Menurut Kapolres, setiba di rumah sakit, korban, yakni Benediktus Tambonop, dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan Dari kejadian itu, ada beberapa barang bukti diamankan di kamar korban yakni Kartu Tanda Peserta Rakernas, KTP, uang Rp.100.000.000,- (pecahan Rp.50 ribu) dan jamu.
“Hasil olah TKP tidak ada tanda- tanda penganiayaan atas meninggalnya Bupati Boven Digoel, Papua Benediktus Tambonop di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat. Indikasi lagi sakit karena ditemukan obat-obatan (jantung) di dalam kamarnya,” kata Heru Novianto.
Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi, kata Heru, yang bersangkutan memang sudah sakit. Karena itu diduga korban kelelahan usai mengikuti Rakernas PDIP yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran. Dari sinilah indikasi korban diduga meninggal dunia karena sakit jantung. Obat-obatan tersebut lantas juga diamankan polisi. (red)