
Bandar Lampung (SL)-Masyarakat dan aktivis MWC NU mengepung ruko yang berada satu komplek dengan Rumah Makan Jumbo Kakap Seafood di Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, Rabu (1/1), sekira pukul 16.00 WIB. Ruko itu di duga dijadikan lokasi judi ketangkasan, berkedok permainan anak anak.
Andi, salah seorang tokoh masyarakat dan MWC NU, meminta ruko yang mereka curigai jadi sarang judi ketangkasan tersebut ditutup atas permintaan warga sekitar. Mereka mengaku melakukan aksi damai terhadap lokasi yang diduga sudah lama menjadi sarang judi ketangkasan.
Andi minta Pemkot Bandarlampung dan aparat kepolisian menutup ruko yang diduga jadi sarang judi ketangkasan tersebut. “Peringatan, hanya aksi damai, tapi kalau judi di komplek Jumbo Seafood, besok, masih bandel, jangan salahkan kami anarkis,” ujar Andi yang ancamannya juga ditulisnya di status akun facebooknya.
Andi menduga lokasi judi ketangkasan tersebut mengantongi ijin dari Pemkot Bandarlampung. Tapi, katanya, ijin permainan anak-anak. Kabarnya ada aktivitas judi ketangkasan sudah menjadi rahasia umum di kalangan paraa pengusaha, dan warga keturunan, di Bandar Lampung. Beberapa sumber yang pernah diajak bermain disana membenarkan lokasi tersebut. “Iya saya pernah di ajak ada judi bola tangkas, tapi saya gak mau, tempatnya dimana kurang jelas,” katanya.
Modus permainan judi itu tertutup dikalangan penghobi judi, yang di kelola salah satu bos di Bandar Lampung. “Semua gak ada uang, hanya koin, yang sudah ada nilainya. Nanti selesai baru ditukar, di kasir,” katanya.
Warga sekitar mengaku kaget dengan adaanya aktifitas tersebut. “Memang kami sering lihat tiap hari ramai mobil mobil mewah. Tapi selama ini, kami tahunya mereka makan di Jumbo Kakap Seafood. Tidak tahu kalo hanya parkir di areal jumbo Kakap, tapi orangnya pada main judi,” kata warga. (red)