
Bandung (SL)-Deputi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung Aprianus John Risnad mengatakan, pertumbuhan pinjaman online atau fintech di Indonesia tumbuh baik. Khusus di Lampung, ada satu fintech yang sedang banyak peminatnya.
Baca Ka OJK Lepas Media Gathering Jurnalis Lampung-Jakarta-Bandung
“Saat ini pertumbuhan jasa asuransi di Lampung cukup pesat. Khususnya Asuransi umum, angkanya mencapai 7,9 persen pada bulan Oktober 2019, Kita memprediksi angka ini akan terus merengsek naik. Pasar peer to peer landing (P2P) itu terdiri dari 4.500 pihak yang menempatkan. Sedangkan jumlah peminjam sebanyak 165 ribu. Dari jumlah itu, akun akumulasi aktif sebanyak 630 akun. Jumlah pinjaman mencapai Rp538 miliar,” kata Jhon pada Gathering insan media Lampung di Cihampelas Bandung, Kamis 28 November 2019.
Jhon menjelaskan, angka ini terbilang kecil dalam skup nasional. Persentasenya hanya 1 persen jika dibandingkan dengan fintech secara nasional. Meski demikian, proporsi ini cukup lumayan dan punya prospek bagus ke depan. “Kita mengapresiasi jumlah person yang menempatkan di fintech ini berasal dari luar Lampung,” jelasnya.
Gathering OJK bersama Insan Pers Lampung yang mengundang beberapa pihak. Selain dari OJK Pusat, juga Juniardi dari PWI Lampung, dan Pimpin Media Online Republika sebagai pembicara. Jhon berharap kegiatan Gathering yang digelar di Kota Kembang ini, dapat membangun energi yang positif. Supaya lebih baik lagi dalam tugas masing-masing antara OJK dan media terutama di Lampung. “Kita berharap dengan adanya pemaparan dari Republika yang memberikan materi penulisan berita ekonomi, dapat menambah Wawan dan diterapkan di Lampung nanti, utamanya terkait OJK,” harapnya.
Acara ini juga membahas kode etik jurnalistik. Dimana, OJK melibatkan PWI Lampung, Yakni Wakil Ketua PWI Lanpung bidang pembelaan Juniardi. Hal ini agar langkah-langkah pewarta dalam hal menjalankan tugas jurnalistiknya sesuai dengan koridor menjalankan profesinya. “Hari ini kita juga melibatkan PWI Lampung untuk membahas kode etik, agar wartawan di Lampung menjadi lebih baik lagi dalam hal peliputan tugasnya menyampaikan informasi edukatif kepada masyarakat,” katanya. (Joe)