
Bandar Lampung (SL)-Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) Lampung menyatakan menolak dan mengutuk keras terhadap aksi anarkis pada aksi unjukrasa 21-22 Mei 2019 di Bawaslu. Apa lagi sekarang bagi umat muslim adalah bulan yang suci. Untuk itu GGBI Lampung menghimbau kepada masyarakat, khususnya di Lampung agar tidak terpropokasi terhadap hasutan atau berita-berita yang belom tentu kebenarnya atau Hoax, Sabtu (25/5/2019) Pukul 9.00 Wib,
“Ini adalah bulan suci bagi umat muslim, kami mengutuk dan menolak aksi anarkis. Kita beharap masyarakat tidak mudah terpengaruh, apalagi kabar kabar hoax yang dapat memecah belah rakyat kita,” kata Pengurus GGBI Lampung Pendeta Wahyu Rusdianto
Menurut Wahyu Rusdianto, mengenai Pasca pengumuman dari KPU bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan ataupun merasa dicurangi dalam Pemilu 17 April 2019 yang lalu ,silahkan mengunakan hak Konstusinya dengan menggunkan Mekanisme yang ada misalnya melalui MK,krna negara kita adalah negara hukum.
“Dan saya selaku Pendeta pengurus gabungan Gereja baptis Indonesia Provinsi Lampung,mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah berhasil menagkap para oknum atau preman preman yang menysup dalam aksi damai pasca Pengumuman KPU tanggal 22 Mei 2019 yg lalu,” katanya.
Dan mendukung Polri untuk mengusut para pelaku secara hukum. “Saya mengharapkan kepada Polri untuk dapat memproses secara hukum terhadap oknum-oknum atau preman-preman yang telah melakukan pengrusakan dan berusaha membenturkan aparat keamanan dengan masyrakat,dan memgharapkan kepada Polri untuk dapat mengusut aktor intlektualnya dari kerusuhan tanggal 22 Mei 2019 sampai keakar-akarnya,” katanya. (red)