
Bandar Lampung (SL)-Banyak usaha presitusi dan karoke hingga hiburan malam terselubung yang masih terus melakukan aktifitas di bulan ramadhan. Mereka berdalih tidak menerima, dan tidak mengetahui adanya pemberitahuan edaran larangan beraktifitas oleh Walikota Bandar Lampung.
Salah satunya tempat penginapan melati yang berada di Jl Wolter Monginsidi, Pangajaran Teluk Betung Utara. Home stay atau sering di bilang losmen Lampung In, yang disinyalir kerap menjadi tempat penginapan dan singgahan para pekerja seks komersial untuk melayani para tamunya.
Jum, selaku pengurus penginapan Lampung In mengaku tidak tahu, dan tidak pernah menrima pemberitahuan itu. “Kami tidak pernah tahu, dan sampai saat ini belum pernah menerima edaran tersebut, baik dari dinas maupun Lurah setempat,” kata Jum, kepada wartawan sinarlampung.com, Kamis (16/5) malam.
Jadi, kata Jum, pihaknya tidak tahu ada aturan itu. “Iya bang saya sampai saat ini pun belum menerima adanya edaran tersebut dari dinas, apalagi Lurah setempat. Jadi intinya ya saya tidak tau dong aturan seperti apa atau himbauannya,” katanya.
Menurut dia, jika tempatnya hanyal menjadi tempat persinggahan, dan rata rata hanya langganan. “Kalo di siniya rata rata orang yang sudah berlangganan aja mas. Jadi gak perlu lihat KTP atau buku nikah, karena yang masuk sini ya yang sering mangkal di Saburai mas. Yang sudah jelas sering kesini,” akunya.
Dari tempat yang berbeda, disalah satu tempat usaha berkedok urut, yang diduga juga menjadi tempat meses-plus, dibilangan Pengajaran, juga tidak pernah menerima surat edaran, baik surat maupun pemberitahun lisan.
Camat teluk Betung Utara, Rohadi Yusup, yang juga merangkap Plt Lurah Pangajaran, di ruang kerjanya membenarkan bahwa pihaknya tidak memberikan surat pemberitahuan, ataupun edaran edaran Walikota terkait larangan beropersai di Bulan Ramadhan, karena Camat berdalih itu bukan tugas pihak kelurahan atau kecamatan. “Itu tugas satpol PP mas dan dinas pariwisata mas. Bukan tugas kami jadi ya gak kami kasih tau ke pemilik usaha nya mas” kata Rohadi Yusuf.
Semetara saat dihubungi di Kantornya, Kepala Satuan Pamong Praja Kota Bandar Lampung, sedang tidak ada di tempat. Dari keterangan salah satu pegawai yang bertugas di penjagaan penerimaan tamu menyatakan bahwa Kasat Pol PP sedang melakukan sidak di beberapa tempat mengunakan mobil pribadinya.
“Pak Kasat Pol PP sedang tidak ada ditempat. Lagi sidak mas, pake mobil pribadi. Kalo pake mobil dinas nanti ketawan mas. Jadi pake mobil pribadinya tadi berangkatnya,” katanya. (Afta Rizki)