
Bandar Lampung (SL)-Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, bersama Kejaksaan Tinggi Lampung kembali merekonstruksi kematian Yogi Andhika, sopir pribadi Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, Kamis (11/4/2019). Yogi Andika tewas akibat dianiaya terkait dugaan mencuri uang Rp25 juta.

BACA : Kasus Yogi Andhika : Selain Bowo Polda Lampung Juga Tetapkan Oknum TNI Tersangka
Kasubdit III Jatanras, Ditkrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto, mengatakan dalam reka ulang itu diperagakan 54 adegan. Rekonstruksi mencocokkan dengan rekontruksi pertama.
“Dari 54 adegan, rekontruksi kedua mencocokan hasil rekon pertama yang masih ada yang kurang. Apalagi saksi kunci Arnold Hermawan saat itu hilang tanpa berita,” kata Rulli dilokasi rekontruksi, kediaman Arnold, di Jalan Wolter Monginsidi Gang Hamim Nomor 38, Durianpayung, Tanjungkarang Pusat (TkP), Kota Bandarlampung.
BACA : Investigasi Kematian Yogi Andika, Tim LPSK Tiba di Lampung
BACA : Kasus Kematian Yogi Andika, Kerabat Bupati Lampung Utara Ririn Dan R Syahri di Periksa Empat Jam
Menurut Ruli Andi, kesulitan awal mengungkap tabir kematian Yogi Andhika lantaran hilangnya saksi kunci, Arnold Hermawan, yang merupakan sahabat almarhum sekaligus penghubung. “Arnold hilang selama 10 bulan, kabur ke Bengkulu. Kita amankan Kamis
(4/4/2019, Red). Kesulitan kita melacak Arnold karena dia berhenti komunikasi dengan keluarganya di sini,” jelasnya.

BACA : Warga Demo Polda Lampung Desak Minta Polisi Ungkap Dalang Pembunuh Yogi Andika
BACA : Dua Kali Panggilan Kasus Kematian Sopirnya Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara Mangkir
Sebanyak 54 adegan tersebut diperagakan tersangka Maulan Irwansyah Putra alias Bowo; Arnold Hermawan sebagai saksi; dan Mr X yang dilakukan oleh petugas Polda Lampung. Satu persatu adegan dipertontonkan, mulai penjemputan korban dan pemukulan di rumah Arnold, sampai pemukulan di dalam mobil yang terparkir di depan pelataran Bakso Sony di Jalan Wolter Monginsidi.
BACA : Misteri Kematian Yogi Andika, bagian (1): Dipicu Raibnya Uang Rp25 juta Milik Majikan
BACA : Misteri Kematian Yogi Andhika (2) : Wanted !!! Disayembarakan Hadiah Rp5 Juta
BACA : Misteri Kematian Yogi Andhika (Bagian 3) : Dijebak Teman Lama Lalu di Jemput Paksa
BACA : Misteri Kematian Yogi Andhika (4) : Dibuang di Simpang Empat Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk
BACA : Misteri Kematian Yogi Andhika (5) : Demi Rp5 Juta Ar Biarkan Sahabatnya Dianiaya
BACA : Misteri Kematian Yogi Andhika (6) : Janji Umrohkan Ibunda Yang Tak Bisa Terwujud
Reka adegan penganiayaan tersebut turut disaksikan ibu dan kakak almarhum. “Saya berdoa semoga cepat terusut tuntas masalah ini dan semua tersangka bisa terungkap,” ucap Fitria Hartati, ibu kandung Yogi.
Rekonstruksi pertama sebelumnya dilakukan pada Minggu (28/10/2018), dengan 65 adegan, dan juga dilokasinya yang sama, termasuk rumah korban, tempak korban berobat Puskemas di Waykandis, rumah Sakit Advent, dan Jalan Soekarno Hatta By Pass, tempat almarhum diduga dibuang di perempatan pasar Tugu, Bandar Lampung. (red/jun)